18 Bank Rekanan Kementerian PUPR Sukses Salurkan KPR FLPP

Dari 39 bank pelaksana, tercatat 18 bank mampu menyalurkan KPR FLPP lebih dari 50% dari kuota yang diberikan berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO).

rumah-bersubsidi-dok-kemenpera-pupera-rumahhokie-dok-696x464-2019
Rumah subsidi (Foto: Dok. KemenPUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sebanyak 39 Bank Pelaksana menjadi rekanan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk menyalurkan dana Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) di 2019. Sembilan merupakan Bank Umum Nasional sementara 30 bank adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Dari jumlah tersebut, tercatat 18 Bank Pelaksana mampu menyalurkan KPR FLPP lebih dari 50% dari kuota yang diberikan berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO), yakni Bank BNI, Bank BTN, Bank BTN Syariah, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Jabar Banten, Bank Sulselbar, Bank Kalbar, Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, Bank Jatim Syariah, Bank Jatim, Bank Sumselbabel Syariah, Bank Aceh, Bank Jambi, Bank Nagari, Bank Sumselbabel, dan Bank Jambi Syariah.

Baca Juga: PPDPP: Ada 8 Bank Penyalur KPR FLPP dengan Performa Buruk

“Bank pelaksana turut mengingatkan pengembang terkait spesifikasi teknis rumah yang merujuk pada Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah nomor 403 tahun 2002 tentang Pembangunan Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat,” tutur Eko Heripoerwanto, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR dalam siaran pers yang dirilis Kementerian PUPR.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PPDPP, Monhilal mengatakan, kuota dana subsidinya bank pelaksana yang masih minim penyalurannya, dapat dialihkan kepada bank pelaksana yang lebih berhasil penyalurannya.

Baca Juga: Inilah 25 Bank Penyalur KPR Rumah Subsidi di 2019

“Bank pelaksana yang fokus dan telah mencapai lebih dari 50% penyaluran dana FLPP, berpeluang untuk mendapatkan relokasi kuota dari bank pelaksana yang minim pencapaiannya. Saat ini, sebanyak 10 bank pelaksana telah mengajukan permohonan penambahan kuota dana FLPP,” kata Monhilal.

Dana FLPP Tersalur 67%
Kementerian PUPR menyalurkan sejumlah subsidi untuk membantu meningkatkan daya beli Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki rumah dengan harga terjangkau dan layak huni. Selain KPR FLPP, Pemerintah juga mengucurkan Subsidi Selisih Bunga Kredit Perumahan (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

“Kami berharap subsidi ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pemerintah Hanya Mampu Bangun 20% Rumah Rakyat dengan APBN

Untuk KPR FLPP, imbuh Basuki, penyalurannya dilakukan melalui Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPDPP) bekerjasama dengan Bank Pelaksana.

Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan penyaluran subsidi bisa mencapai target. Dari hasil evaluasi kuartal II – 2019, dana FLPP yang telah disalurkan kepada masyarakat sebanyak 46.174 unit (67%) dari target 68.858 unit.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda