4 ‘Rahasia’ Menarik Di Balik Keberadaan Ikea dan Produknya

Dibalik nama besar Ikea dan inovasi produk furnitur yang telah mereka ciptakan, ternyata terdapat banyak cerita 'rahasia' di balik layar yang mungkin belum banyak khalayak mengetahuinya.

IKEA Swedia-RumahHokie.com-cnnturk
(Foto : cnnturk)

RumahHokie.com (Swedia) – Banyak orang di dunia, termasuk di Indonesia tertarik dengan
berbagai perabotan furnitur yang dikeluarkan oleh Ikea. Memiliki gaya desain Skandinavia yang khas, produk-produk mereka cukup membawa perubahan bagi tren desain interior saat ini.

Namun, tahukah Anda dibalik nama besar Ikea dan inovasi produk furnitur yang telah mereka ciptakan, ternyata terdapat banyak cerita ‘rahasia di balik layar’ yang mungkin belum banyak khalayak mengetahuinya

Baca Juga : Menarik Disimak, Perjalanan Bisnis Pendiri Ikea: Ingvar Kamprad

Menyandur dari laman digital Dailymail Uk, penulis Lee Boyce menuturkan kisah perjalanan
dirinya ke daerah Småland, Swedia, tempat toko furnitur Ikea pertama kali dibuka pada tahun 1958 silam.

“Saya diberi akses menuju ke ‘belakang layar’ (Ikea) yang langka,” ujarnya seperti yang ditulis di laman digital tersebut.

Berikut ini 5 cerita ‘rahasia menarik yang ditemukan oleh Lee dalam perjalanannya ke salah satu produsen perabotan furnitur terbesar di dunia.

1. Penamaan produk furnitur Ikea
Tahukah Anda nama-nama yang diberikan untuk produk furnitur Ikea memiliki tema yang berbeda? Nama tersebut muncul dari berbagai inspirasi yang terjadi di sekitar mereka.

Misalnya saja, produk rak yang diberi nama anak laki-laki, seperti rak buku Billy. Selain itu pula, terdapat produk sofa dan kursi Ikea yang diberi nama distrik di Swedia.

2. Furnitur dibuat tak sama di setiap negara

Furnitur yang dibuat Ikea dikenal memiliki gaya clean look ala Skandinavia. Walaupun demikian,ternyata rancangan perabotan di setiap negara diciptakan sedikit berbeda lho.

Selain melihat tren pasar yang sedang berkembang, mereka juga memasukan kebiasaan atau kebudayaan yang ada pada masing-masing negara. Misalnya, di dalam katalog, gambar-gambar dapur menunjukkan yang jauh lebih besar di Amerika Utara. Hal itu dikarenakan, masyarakat di sana cenderung memiliki area dapur yang lebih luas daripada di negara lainnya.

Baca Juga : Dinilai Berpotensi, Ikea Indonesia Buka Distribution Point di Bekasi

3.Ikea memiliki Lab Futuristik di Denmark

Di Kopenhagen, Denmark, Ikea memiliki sebuah “laboratorium” futuristik. Lab yang disebut Space 10 ini dibuat sebagai fasilitas para desainer untuk menemukan solusi atas permasalahan dan tuntutan pengguna produk Ikea di masa mendatang.

Salah satu ide tersebut adalah ‘penumbuh dunia’. Ini adalah konstruksi kayu yang besar untuk memungkinkan orang-orang menumbuhkan makanan mereka sendiri secara lokal dan berkelanjutan.

4. Ikea mengunjungi rumah penggunanya

Cerita menarik lainnya, di setiap tahun Ikea Swedia ternyata melakukan kunjungan ke ribuan rumah di seluruh dunia. Hal tersebut dilakukan untuk melihat bagaimana kebiasaaan masyarakat dunia hidup. Dengan begitu, dapat membantu mereka merancang aneka perabotan furnitur.

Sebagai contoh, rumah di Tokyo sangat kecil, sehingga kemungkinan mereka akan menjual lebih banyak solusi produk furnitur dengan penyimpanan yang lebih ringkas.

Menarik ya!

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda