51 Pekerja Bangunan Ikuti Uji Kompetensi Program Bedah Rumah

Salah satu materi wajib yang dipelajari pada pelatihan pekerja bangunan untuk program Bedah Rumah adalah mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja konstruksi (K3).

Kementerian PUPR, program Bedah Rumah, Khalawi Abdul Hamid, Manokwari
(Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Papua) – Sebanyak 51 orang pekerja bangunan di Manokwari, Papua Barat, mengikuti pembinaan dan uji kompetensi bangunan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kegiatan uji kompetensi bagi para pelaksana bantuan bedah rumah yang berlangsung Manokwari di balai Kampung Desay SP2 Distrik Prafi, Manokwari ini diikuti oleh para pekerja bangunan dan warga lokal.

Kegiatan pembinaan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas bangunan rumah khususnya, dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bantu Komunitas Pedagang Bakso dan Tahu untuk Miliki Rumah Layak

“Kami akan terus melakukan pembinaan kepada para pekerja bangunan melalui kegiatan uji kompetensi bidang perumahan,” ujar P.M Dessyarmeda Killian, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahaan Papua Barat.

Dia menjelaskan salah satu materi wajib yang dipelajari pada uji kompetensi itu adalah mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja konstruksi (K3).

Dessyarmeda mengatakan bahwa materi K3 wajib dipahami seluruh pekerja bidang konstruksi, agar resiko kecelakaan kerja dapat diminimalisir.

Baca Juga: Kementerian PUPR Akan Bangun Rumah untuk Eks Warga Timor Timur di NTT

Lebih lanjut dia menerangkan, materi tersebut menjadi arahan langsung dari Dirjen Penyediaan Perumahahan, Khalawi Abdul Hamid, untuk meningkatkan kinerja dan meminimalisasi kecelakaan dalam bekerja.

Sementara itu, Koordinator Pemberdayaan di Papua Barat dari Balai Jasa Konstruksi wilayah VII Jayapura, Martinus Nafa, mengatakan jika kegiatan bedah rumah sudah selesai, para pekerja akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan di proyek lain.

“Materi pelatihan yang disampaikan adalah pengenalan mengenai bentuk konstruksi bangunan, cara mengoperasikan alat bangunan serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),” ujar Martinus Nafa.

Baca Juga: Kementerian PUPR Lindungi Konsumen Rumah Subsidi Lewat Sistem Registrasi Pengembang (Sireng)

Kementerian PUPR sebelumnya juga telah membina 229 fasilitator untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Jawa Timur.

Nantinya, tenaga fasilitator program bedah rumah itu akan bertugas di 11 Kabupaten. Antara lain Kabupaten Sumenep, Madiun, Banyuwangi, Pacitan, Lamongan, Bojonegoro, Probolinggo dan Gresik.

Sedangkan untuk gelombang kedua adalah wilayah II dengan jumlah peserta sebanyak 115 orang. Para fasilitator binaan akan disebar ke tujuh Kabupaten yakni Ngawi, Blitar,
Tuban, Nganjuk, Jombang, Tulungaggung, Trenggalek.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda