Agar Anak Konsentrasi Belajar, Cermati Bentuk dan Fungsi Ruangnya

Untuk menghasilkan kenyamanan belajar, ruang tak harus luas dan besar. Asalkan ruang itu memenuhi kebutuhan aktivitas, sang anak akan berasa nyaman.

Untuk ruang belajar anak, pilih warna yang mampu menimbulkan kesan hangat dan penuh energi.

RumahHokie.com (Jakarta) – Menjelang remaja, anak Anda membutuhkan area privasi yang nyaman, terutama area untuk belajar.

Ya, anak mulai usia 12 tahun tentunya berkeinginan memiliki ruang khusus. Agar konsentrasi dalam belajar, biasanya mereka membutuhkan tempat yang tenang dan nyaman.

Untuk menciptakan ruang yang sempurna, biasanya sang orang tua menempatkan area tersebut menyatu di dalam kamar. Lalu, bagaimana menghasilkan ruang yang menarik juga sempurna bagi sang anak, berikut ulasannya.

Baca Juga: Buat Ruang yang Menarik Agar Anak Betah Belajar

Anak usia remaja umumnya menyukai warna-warna khusus agar ruangnya membentuk aura nan kenyamanan ekstra. Sebaiknya pilih warna yang mampu menimbulkan kesan hangat dan penuh energi. Sentuhannya bisa dipilih warna oranye dengan perpaduan putih.

Perlu diingat bahwa, untuk menghasilkan kenyamanan tak mesti luas dan besar, asalkan ruang itu memenuhi kebutuhan aktivitasnya, tentu sang anak akan berasa nyaman di ruang tersebut.

Langkah selanjutnya yang harus di perhatikan adalah bentuk dan penataan meja belajarnya.

Jika ruangnya luasan yang besar tentu penempatan mejanya bisa diletakkan disudut-sudut ruang sesuai keinginan si anak. Namun, bila ruangnya kecil, bentuknya harus semaksimal mungkin fungsional.

Cermati Fungsi Ruangnya
Agar bentuknya menyesuaikan ruang, cermati juga desainnya. Usahakan desain ruang belajar anak dengan luas yang terbatas bisa memilih konsep minimalis. Hindari juga penempatan aksesoris ruang.

Menghadirkan aksesoris ruang di area sempit mampu menimbulkan kesan kurang nyaman, terutama bisa berpengaruh pada gerak aktivitas, si anak jadi tidak leluasa. Akhirnya, si anak jadi kurang maksimal dalam hal belajar.

Baca Juga: Dekorasi Kamar untuk Kenyamanan Sang Buah Hati

Untuk membentuk konsentrasi yang maksimal, sebaiknya ruang belajar diletakkan pembatas dinding. Tujuannya agar fungsi ruang terpisah antara ruang belajar dan kamar tidur.

Biar lebih maksimal lagi, cermati juga pencahayaannya. Tujuan pencahayaan ini selain mengeksplor ruang, juga mampu meningkatkan produktivitas belajar anak.

Hindari penggunaan pencahayaan lampu yang redup. Perlu diketahui bahwa, pencahayaan yang kurang maksimal pada ruang belajar bisa membuat anak jadi cepat mengantuk. Akhirnya, anak jadi enggan untuk melanjutkan belajar.

Agar sang anak tidak jenuh, tempatkan televisi, perangkat elektronik ini sesekali bisa menghilangkan kejenuhan saat belajar. Tapi ingat, penempatan ini sifatnya hanya sebagai pilihan dan bukan menjadi area prioritas untuk menempatkannya.

Terpenting, usahakan ruang belajar anak terhindar dari penempatan barang-barang yang sekiranya tidak mendukung aktivitas. Sebisa mungkin area ini menjadi ruang untuk menciptakan kenyamanan, bukan sebagai area bermain.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda