Agar Target Sejuta Rumah Tercapai, Pemerintah Lakukan Hal Ini

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), backlog tahun 2010 mencapai 13,5 juta, sementara di 2015 turun menjadi sekitar 11,4 juta.

RumahHokie.com (Jakarta) – Kebutuhan perumahan layak huni yang masih tinggi, membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan  Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melanjutkan pelaksanaan Program Sejuta Rumah di 2017 mendatang.

Program Sejuta Rumah merupakan bagian dari program strategis pemerintah di sektor perumahan yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat,” jelas Syarif Burhanuddin, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR di Jakarta, Senin (24/10/2016).

Dia menerangkan, dalam pelaksanaan sebuah program tentunya membutuhkan proses dan waktu untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dan Program Sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Ungaran, Jawa Tengah tanggal 29 April 2015 lalu merupakan wujud perhatian pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia.

Baca juga: 2016, Pembangunan Rumah Bisa Capai 700 Ribu Unit

“Sebuah program yang dibuat harus menetapkan apa (target) yang akan dicapai. Program Sejuta Rumah kalau memang tahun ini belum tercapai, maka kami (pemerintah) harap tahun depan bisa tercapai. Semua butuh waktu dan proses,” jelas Syarif.

Angka Backlog Turun
Lebih lanjut, Syarif menerangkan, kebutuhan rumah masyarakat (backlog) berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010 mencapai 13,5 juta. Dan kebutuhan rumah per tahun diperkirakan sekitar 800.000 unit rumah.

Di 2015, dari hasil sensus BPS, kebutuhan rumah sudah turun menjadi sekitar 11,4 juta unit. Pemerintah pun kemudian berupaya memenuhi kebutuhan rumah tersebut dengan Program Sejuta Rumah dengan target pembangunan satu juta unit rumah per tahunnya.

Program Sejuta Rumah pada dasarnya juga merupakan upaya percepatan pembangunan rumah dimana pemerintah pada 2016 ini menargetkan pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 700.000 unit dan sisanya 300.000 unit rumah untuk non MBR.

Baca Juga: Lima Tahun Terakhir, Pasokan Rumah Hanya 400.000 per Tahun

“Jadi usaha pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakatnya itu harus ada. Kalau tidak, tentunya kebutuhan rumah masyarakat akan semakin meningkat setiap tahunnya,” terangnya.

Empat Hal Penting
Untuk mendorong tercapainya target Program Sejuta Rumah tersebut, imbuh Syarif, setidaknya ada empat hal penting yang telah dilaksanakan oleh pemerintah.

Pertama, memperbaiki regulasi yang menghambat program pembangunan perumahan bagi masyarakat.

Kedua, meningkatkan daya beli masyarakat dengan mendorong KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang bunganya rendah dan angsuran rumah yang terjangkau.

Ketiga, memberikan kemudahan perizinan bagi pengembang untuk membangun rumah baik bersubsidi maupun non subsidi.

Keempat, dan yang terpenting adalah mendorong sosialisasi Program Sejuta Rumah kepada masyarakat luas.

“Kami tetap berharap pencapaian Program Sejuta Rumah tahun ini bisa lebih baik daripada tahun kemarin. Ya setidaknya bisa lebih dari 700.000 unit dan kami harap dukungan dari pengembang, pemerintah daerah, masyarakat untuk ikut mensukseskan program ini,” kata Syarif, berharap.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda