Agustus Ini, 45Antasari Siap Luncurkan Tower Kedua

Selain harganya masih diharga pasaran, proyek apartemen ini juga tawarkan proses pengembalian nilai investasi lebih cepat. Karena lokasinya berada di kawasan perkantoran TB Simatupang.

RumahHokie.com (Jakarta) – Meski mengalami perlambatan, sejumlah developer yakin iklim bisnis properti akan segera normal kembali.

“Meski pasar kurang bergairah, kami optimis memasuki kuartal II akan ada kenaikan daya beli masyarakat terhadap properti. Pasar akan kembali bergairah usai masa pilkada,” ungkap Henry S Lango, Director Sales and Marketing PT Cowell Development Tbk.

Menurutnya, properti tidak seperti investasi lainnya, meski terjadi perlambatan tapi harganya masih terus merangkak naik. Apalagi di pemerintahan era Jokowi, infrastruktur jadi komitmen yang kuat dalam membangun bangsa.

Infrastruktur menjadi medan magnet pembangunan. Contohnya akses tol Desari (Depok-Antasari), sejumlah developer menawarkan proyeknya disepanjang tol, termasuk 45Antasari.

“Ini adalah momentum yang tepat untuk membeli properti, karena kalau infrastruktur sudah jadi harga properti sudah pasti meroket dan sulit terjangkau,” ucap Henry.

Seperti halnya proyek apartemen 45Antasari, komplek hunian jangkung yang dikembangkan di kawasan TB Simatupang dan Antasari Jakarta Selatan, pusat perkantoran yang dikembangkan seperti kawasan Sudirman.

Lokasinya strategis
“Kami mengklaim, 45Antasari satu-satunya apartemen yang memiliki lokasi strategis di wilayah Antasari-TB Simatupang. Aksesnya paling bagus dan harganya pun relatif reasonable,” tegas Henry.

Luasan unit yang ditawarkan mulai tipe 30m2, 45m2 dan 65m2, harganya pun masih relatif terjangkau. Tipe studio harga cashnya dibanderol mulai Rp1,2 miliar-Rp1,3 miliar. Tipe satu kamar tidur dipasarkan mulai Rp1,9 miliar, sedangkan untuk tipe dua kamar tidur, unitnya dipasarkan mulai Rp2,7 miliar.

“Selain harganya relatif terjangkau, proses pengembalian nilai investasi pastinya lebih cepat. Karena ini merupakan kawasan perkantoran. Segmentasinya jelas yaitu para karyawan di seputaran TB Simatupang,” paparnya.

Menurut Henry, persentase pembeli 45Antasari sebanding antara investor dan end user, kebanyakan pembelinya adalah karyawan yang bekerja di kawasan TB Simatupang.

Henry juga menjelaskan, kisaran harga tanah disekitar TB Simatupang kini sudah memasuki angka Rp40 juta permeter sampai Rp55 juta permeter. Sejak dipasarkan mulai 2014 akhir, harga tanah yang ditawarkan awalnya mulai Rp29juta permeter sekarang sudah di angka Rp42 juta permeter.

“Rencananya, Agustus 2017 kami akan meluncurkan tower kedua sebanyak 500 unit. Tower pertama kami 990 unit sudah 100 persen terjual. Jadi, dapatkan harga perdana di tower kedua dan promo khusus,” urainya.

Untuk pengembangannya, pihak developer nantinya akan menghadirkan lifestyle mall, menyatu dengan apartemen. Pusat perbelanjaan tersebut disewakan.

Perlu diketahui, harga sewa rata-rata di kawasan TB Simatupang berkisar USD1.000 sampai USD1.300 perbulannya. Kapital gain pertahunnya ditawarkan 10%-15%.

“Kami juga menawarkan kemudahan cara pembayaran, konsumen cukup membayar Down Payment (DP) sebesar 10%, sisanya 20% dapat dicicil 29kali. Terpenting, developer harus memikirkan payment sensitive supaya produk propertinya mudah terserap,” ulas Henry.

Dedy Mulyadi

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda