Hingga Akhir Oktober, Program Sejuta Rumah Capai Angka 884.924 Unit

Guna mendorong capaian Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR mengupayakan beberapa terobosan, di antaranya konsep landbanking.

kavling-perumahan-subsidi-sederhana-menengah-drone-rumahhokie-dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Bogor) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mencatat hingga akhir Oktober 2018 capaian Program Sejuta Rumah (PSR) telah mencapai angka 884.924 unit.

“Tahun 2018 kita upayakan satu juta unit rumah dapat terbangun,” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ini Dia Rumah Subsidi di Kawasan Bekasi, Tangerang, dan Bogor

Khalawi menambahkan, program penyediaan perumahan pemerintah untuk masyarakat yakni Program Sejuta Rumah telah berjalan sekitar empat tahun.

Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Ungaran, Provinsi Jawa Tengah pada 29 April 2015 silam, capaian Program Sejuta Rumah terus meningkat setiap tahunnya.

Baca Juga: Program Sejuta Rumah: Target, Kendala, dan Harga Rumah Subsidi

Penyediaan perumahan bagi masyarakat merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2015 angka backlog rumah tercatat sebesar 11,4 juta unit.

Meskipun banyak kendala yang dihadapi, terang Khalawi, capaian program ini terus mengalami peningkatan yaitu sebesar 699.770 unit rumah di tahun 2015, meningkat menjadi 805.169 unit rumah di 2016, dan menjadi 904.758 unit rumah di 2017.

Pemanfaatan Lahan dan Konsep TOD
Guna mendorong capaian Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR tetap mengupayakan beberapa inovasi dan terobosan, di antaranya mendorong pemanfaatan tanah Pemerintah/Pemda dan tanah Negara untuk pembangunan perumahan melalui konsep landbanking.

Selain itu, pembangunan perumahan yang menggunakan pendekatan mixed-use dengan pembiayaan investasi melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di sektor perumahan, mengembangkan 10 Kota Baru di Indonesia yaitu Padang, Pontianak, Palembang, Banjarbaru, Tanjung Selor, Manado, Makassar, Sorong, Jayapura dan yang sedang saat ini dilakukan yaitu di Maja.

Baca Juga: Salah Kaprah Pengembangan Kawasan Berbasis TOD di Jakarta

Kementerian PUPR juga bekerjasama dengan Kementerian BUMN untuk mengembangkan rumah susun berbasis Transit Oriented Development (TOD) seperti yang dilakukan di Tanjung Barat dan Depok. Selain itu juga mengefektifkan peran Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman di seluruh provinsi, yang terdiri dari unsur masyarakat, perguruan tinggi, dan dunia usaha, yang diharapkan mampu lebih mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah Dibentuk

Kementerian PUPR juga mendorong Pemda untuk mengimplementasikan PP Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan MBR dalam memberikan kemudahan perizinan perumahan bagi MBR.

“Kami juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah sebagai upaya untuk memantau dan mempercepat proses penyediaan rumah bagi MBR,” katanya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda