Jessica William: Aku Lebih Nyaman Tinggal di Rumah Ketimbang di Apartemen

Untuk konsep huniannya, Jessica lebih menyukai gaya interior western Amerika. untuk menghadirkan furnitur, dirinya selektif memilih bentuk dan fungsinya.

Jessica William: Biar lapang, aku menghindari penempatan aksesori ruang yang berlebihan.

RumahHokie.com (Jakarta) – Buat wanita satu ini, rumah tak hanya sebagai tempat tinggal, berfungsi pula menjadi tempat beristirahat dan berkumpul keluarga.

Baginya, rumah haruslah multi fungsi. Sehingga, keberadaannya selalu menjadi istana terindah yang menyimpan kenangan.

“Rumahku saat ini di Cengkareng Tangerang, termasuk istana impian buat aku pribadi dan keluarga. Aku nyaman tinggal di sini, karena berada di dalam cluster yang huniannya terbatas. Konsep lingkungannya pun tanpa pagar,” ungkap Jessica William.

Baca juga: Kemewahan Desain Interior Hunian Ini Mengadopsi Teknologi Jepang

Menurutnya, tinggal di cluster itu lebih aman terutama buat kenyamanan anak bermain. Segala sesuatunya lebih teratur dan dapat dengan mudah menikmati fasilitas. Privasi penghuninya lebih terjaga dengan baik.

Ibu satu anak ini bercerita, konsep hunian tempat tinggalnya itu menawarkan lingkungan yang cukup homey. Jika sampai di rumah, pinginnya berada lebih lama. Di rumah, area yang menjadi favorit adalah kamar tidur dan kamar mandi.

“Dua ruangan itu mampu menyegarkan diriku usai pulang beraktivitas. Keduanya cukup nyaman dan banyak menyimpan memori, bersama anak dan keluarga,” kupas Jessica.

Memilih Tinggal di Rumah Ketimbang Apartemen
Bicara rumah impian, dirinya kepingin punya kamar yang luas, begitu pula kamar mandinya. Mewujudkan pula kenyamanan anaknya bermain di halaman yang luas. Konsep desain yang dipilihnya bergaya minimalis.

Menurut wanita yang berprofesi sebagai Master of Ceremony ini, dirinya lebih suka tinggal di rumah ketimbang di apartemen. Rumah lebih nyaman untuk tumbuh kembang anak. Sedangkan apartemen berkesan kaku dan terbatas.

Dengan tinggal di rumah kata ibu ini, anak bisa lebih leluasa bermain dan tentunya lebih ramah buat semua anggota keluarga.

jessica william-rumahhokie-dedy mulyadi-dok2“Sebelum menikah, aku pernah tinggal di apartemen. Untuk melakukan hal sesukaan rasanya sulit diwujudkan, jika tinggal di apartemen. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli rumah,” urainya menceritakan.

Untuk konsep huniannya, Jessica lebih menyukai gaya interior western Amerika, lebih kental dengan warna-warni pastel dan terkesan cozy. “Aku lebih menyukai rumah yang tidak menyimpan banyak barang. Sehingga, rumah terkesan clean and clear,” tegasnya.

“Biar lapang, aku menghindari penempatan aksesori ruang yang berlebihan. Aku pribadi tidak suka mendekorasi ruang, justru suamiku yang lebih ahli di bidang itu. Aku hanya memberikan ide dan suamiku yang mewujudkan,” katakannya sembari tertawa.

Menyukai Furnitur Fungsional
“Aku lebih menyukai keberadaan furnitur itu fungsional, tidak memakan tempat tapi compact. Karena itu, aku sangat selektif memilih bentuk dan fungsinya,” ucap wanita kehahiran Jakarta, 8 Juli 1987.

Ia mencontohkan seperti kabinet TV, buatnya estetika penting tapi jauh lebih penting jika kegunaannya mampu menyesuaikan fungsi ruang.

Menurutnya jika ruang itu terbatas, alangkah baiknya bila kabinet menggantung di dinding begitu pula dengan TVnya. Sehingga area di bawahnya lebih lapang.

Begitu pula penataan lacinya. Ini akan memudahkan pemiliknya untuk menyimpan barang ketimbang harus tercecer berantakan.

“Artinya, semua furnitur yang dihadirkan haruslah fungsional dan praktis. Supaya dapat mempermudah aktivitas penggunanya,” terang wanita penghobi traveling hingga Eropa ini.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda