Antisipasi Penipuan, Pemda Harus Miliki Data Pengembang Perumahan

Untuk mengantisipasi terjadinya praktek-praktek penipuan perumahan yang melibatkan pengembang berkedok syariah, Kementerian PUPR menggandeng pihak Kepolisian untuk bisa mencari jalan keluar yang terbaik.

khalawi-Abdul-Hamid-Dirjen-Penyediaan-Perumahan-Kementerian-PUPR-rumahhokie-dok
Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. (Foto: Dok KemenPUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Guna mengantisipasi penipuan perumahan murah dan berkedok syariah yang belakangan marak, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) meminta pemerintah daerah (Pemda) melakukan pendataan, monitoring, serta berkoordinasi dengan seluruh pengembang di daerah masing-masing.

“Pemda harus memiliki data dan memeriksa kembali pengembang yang ada di daerah masing-masing,” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Penyimpangan  Pelaksanaan Program Sejuta Rumah yang Mengatasnamakan Pemerintah di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga: Enam Tips Menghindari Jeratan Pengembang Nakal

Khalawi berharap, langkah pendataan pengembang di daerah dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pengembang yang mereka pilih adalah legal. Dalam hal ini, Pemda diharapkan juga dapat berkoordinasi dengan asosisasi pengembang perumahan di derah sehingga dapat mengetahui pengembang perumahan yang memang sudah tercatat sebagai anggotanya.

“Beberapa waktu belakangan ini marak adanya tindak pidana penipuan yang melibatkan para pengembang perumahan syariah ilegal mulai membuat resah masyarakat.  Padahal pemerintah terus berupaya menyediakan rumah melalui Program Sejuta Rumah,” terangnya.

Baca Juga: Tips Memilih Pengembang Properti yang Terpercaya

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, imbuh Khalawi,  berharap ke depan peristiwa penipuan terkait perumahan murah tersebut tidak terulang kembali. Salah satunya adalah dengan menggelar rapat koordinasi dan mengundang para stakeholder di seluruh wilayah di Indonesia sebagai langkah prefentif awal dalam upaya pencegahan penipuan perumahan berkedok syariah.

Gandeng Pihak Kepolisian
Pada kesempatan tersebut, Khalawi juga menyampaikan arahan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono untuk memberikan perhatian khusus guna mengantisipasi terjadinya praktek-praktek penipuan perumahan yang melibatkan pengembang berkedok syariah.

Pihaknya juga menggandeng pihak Kepolisian untuk bisa mencari jalan keluar yang terbaik dalam rangka permasalahan yang sudah dan melakukan tindakan preventif ke depan Program Sejuta Rumah bisa berjalan sesuai peraturan. Pihaknya juga mengundang Pemda karena mereka punya fungsi strategis untuk mengawasi perizinan dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman di daerah.

Baca Juga: Cara Aman Membeli Rumah Tanpa Masalah Bagi Konsumen Pemula

“Sebenarnya tidak ada pengembang perumahan syariah. Akan tetapi yang ada adalah proses pembiayaan perumahannya yang berbasis syariah. Jadi masyarakat harus teliti, cermat dan cerdas dalam memilih rumah yang ingin dibeli,” tandasnya.

Khalawi juga berharap kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan harga jual perumahan yang murah. Masyarakat juga harus memperhatikan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta site plan yang dimiliki oleh pengembang perumahan tersebut.

“Banyak jenis properti dan jangan keliru untuk memilih produk properti yang hanya murah harganya. Jadi masyarakat harus jeli dalam memilih agar tidak keliru dalam membeli rumah,” katanya.

Gunakan Aplikasi Sireng
Terkait dengan pengembang perumahan yang melaksanakan pembangunan rumah bersubsidi dengan harga yang terjangkau, Khalawi menyarankan agar  masyarakat dapat mengecek data pengembangnya melalui aplikasi Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG).

Masyarakat dapat mengaksesnya melalui www.sireng.pu.go.id guna melihat identitas serta nama pengembang perumahan yang melaksanakan pembangunan rumah bersubsidi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kementerian PUPR Lindungi Konsumen Rumah Subsidi Lewat Sistem Registrasi Pengembang (Sireng)

“Silakan cek  pengembang perumahan bersubsidi dengan mengakses www.sireng.pu.go.id. Ada sekitar 13.793 pengembang dan 19 asosiasi perumahan yang telah terdaftar di SIRENG. Cek dengan cermat apakah ada atau tidak data pengembangnya dan didalamnya juga ada daftar asosiasi perumahan sebagai pembina pengembang perumahan. Asosiasinya bisa REI, Himperra, Apersi dan lainnya. Jadi ini bagian edukasi kepada masyarakat agar tidak keliru dalam membeli rumah,” terangnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda