Apa Syarat Mendapat Kucuran Dana KPR dari Bank?

Untuk mendapat kredit pemilikan rumah, ada beberapa syarat penting. Persyaratan pengajuan KPR dibagi menjadi dua kelompok: karyawan dan wirausaha.

RumahHokie.com (Jakarta) – Membeli rumah dengan fasilitas fasilitas KPR (kredit pemilikan rumah) masih menjadi pilihan konsumen. Alasannya, metode ini lebih memberikan keleluasaan finansial bagi konsumen yang tak memiliki uang dalam jumlah besar untuk membeli rumah secara tunai (cash) atau cicilan bertahap yang disetorkan pada pengembang (installment).

Data yang dirilis Bank Indonesia setiap kuartal memperlihatkan sekitar 75%  konsumen rumah di Tanah Air masih menggunakan fasilitas KPR.

Pada dasarnya, persyaratan pengajuan KPR dibagi menjadi dua kelompok, yakni nasabah pegawai/karyawan dan nasabah profesional/wirausaha.

Berikut ini beberapa persyaratan yang harus dipenuhi nasabah:

Persyaratan kredit untuk Nasabah Pegawai/Karyawan:
• Fotokopi KTP Suami/Istri.
• Fotokopi Kartu keluarga (C1) dan Surat Nikah.
• Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
• Pas foto Suami/Istri ukuran 3×4 cm.
• Copy SK Terakhir/Surat keterangan kerja Asli.
• Copy Buku Tabungan/Rekening Koran 3 bulan terakhir.
• Slip Gaji (asli, dengan stempel kantor/perusahaan).
• Surat Keterangan Penghasilan (jika diperlukan).
• Surat keterangan Belum Punya Rumah di Jabotabek (untuk apartemen bersubsidi). Surat Keterangan ini dikeluarkan oleh lurah setempat.

Persyaratan Kredit untuk Nasabah Profesional/wiraswasta:
• Fotokopi KTP Suami/Istri.
• Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
• Fotokopi Kartu Keluarga dan Surat Nikah.
• Copy Izin Praktik/Akte Pendirian.
• Copy SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan).
• Laporan Keuangan.
• Copy Buku Tabungan/Rekening Koran 3 bulan Terakhir.
• Slip Gaji (Asli, dengan stempel kantor/perusahaan).
• Surat Keterangan Belum Punya Rumah di Jabotabek (untuk apartemen bersubsidi). Surat keterangan ini dikeluarkan oleh lurah setempat.

Beberapa Hal Penting

Selain persyaratan formal, ada pula beberapa persyaratan lain yang diberlakukan bank tanpa memberitahukannya kepada nasabah, seperti:
• Tidak masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia.
• Memiliki track record yang baik dalam urusan kredit.
• Bank lebih menyukai calon debitur yang memiliki tabungan, rekening koran, atau melakukan transaksi keuangan di bank tersebut. Ini memudahkan mereka menggali data keuangan calon nasabah.
• Bank menyukai calon debitur yang kooperatif dan tidak terlalu rewel.
• Kandidat nasabah ideal bagi bank adalah yang usianya relatif masih muda dengan tingkat penghasilan yang cenderung naik.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda