Apartemen Bodetabek: Pasokan Baru di Bekasi Lampaui Tangerang

Bodetabek masih dipandang sebagai area strategis untuk pengembangan proyek baru lantaran didukung oleh infrastruktur dan transportasi publik yang makin baik.

apartemen-kaliana-metland-transyogi-anto-erawan-rumahhokie-dok
Progres pembangunan Apartemen Kaliana, Cileungsi, jelang topping-off (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Di 2019, tercatat lebih dari 25.000 unit apartemen dari 27 proyek selesai di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek), di mana pasokan terbanyak disumbang wilayah Tangerang. Pengembang terkemuka, seperti Ciputra, Lippo, Summarecon, dan Agung Podomoro, memberikan kontribusi signifikan pada pasokan baru tersebut.

Bodetabek masih dipandang sebagai area strategis untuk pengembangan proyek baru—lantaran didukung oleh infrastruktur dan transportasi publik yang makin baik. Para pengembang apartemen yang cerdas membuat diferensiasi proyek mereka melalui integrasi teknologi, kesadaran lingkungan, bahkan membawa tenant-tenant terkenal di proyek mereka.

Baca Juga: Harga dan Tingkat Penjualan Apartemen di Jakarta Diprediksi Stabil

Sebagian besar proyek yang baru rampung berasal dari kelas menengah ke atas (61%), sementara menengah-bawah mewakili 37%, dan 2% sisanya berasal dari proyek kelas atas. Demikian hasil riset Savills World Research bertajuk Spotlight Apartment Jakarta.

Penambahan stok baru ini membuat total pasokan menjadi sekitar 102.500 unit, yang didominasi unit-unit kelas menengah ke bawah (54%), disusul kelas menengah-atas (45%), sementara sisanya (1%) kelas atas.

Baca Juga: Harga Rata-rata Apartemen di Jakarta Rp26,6 juta per Meter Persegi

Berdasarkan lokasi, stok apartemen terbanyak berada di Tangerang (54%), diikuti Bekasi (24%), Depok (12%), dan Bogor (8%). Tangerang adalah daerah pertama di Bodetabek di mana pengembangan apartemen besar-besaran terjadi. Dahulu harga apartemen di Tangerang terbilang murah, saat ini, harganya lebih tinggi dibandingkan kawasan lain.

Seiring dengan meroketnya harga lahan di Tangerang karena popularitasnya, beberapa pengembang menjajaki peluang di daerah lain seperti Bekasi, yang dibuktikan dengan makin meningkatnya pasokan di wilayah ini.

Bekasi Salip Tangerang
Savills Indonesia mencatat, di 2019, sekitar 20 proyek apartemen diluncurkan dengan total 14.700 unit, lebih rendah dari 2018 yang mencapai 17.000 unit. Apartemen kelas menengah ke atas terus mendominasi proyek-proyek baru dengan menyumbang 68%, sementara menengah bawah dan kelas atas masing-masing sekitar 30% dan 2%.

Dari 14.700 unit tersebut, 54% berlokasi di Bekasi dan 40% di Tangerang. Hal ini semakin mempertegas minat pengembang untuk membangun di Bekasi, baik pengembang swasta maupun BUMN.

Baca Juga: Pasar Apartemen Strata Title Jakarta Diprediksi Pulih di 2021

Mayoritas proyek pengembang BUMN seperti Adhi Karya dan WIKA berbentuk Transit Oriented Development (TOD) yang secara umum merangkum sejumlah besar unit dengan fasilitas campuran.

WIKA Realty, anak perusahaan WIKA, terlihat aktif mengembangkan apartemen di berbagai kota di seluruh negeri, termasuk Bodetabek. Di 2019, pendapatan dari apartemen merupakan yang tertinggi dibanding sektor lainnya.

Berdasarkan informasi di Januari, ada 12 proyek apartemen yang sedang dibangun, yakni Tamansari Bintaro Mansion, Urban Sky, Urban Suites, Skybox, dan TOD Karawang adalah beberapa proyek WIKA Realty di Bodetabek.

Harga Stabil
Menyusul turunnya jumlah peluncuran baru, penjualan tahunan juga turun dari tahun sebelumnya. Sekitar 9.200 unit terjual pada 2019 dibandingkan dengan 9.600 unit di 2018.

Pemulihan ekonomi yang lambat, tahun politik, dan tingkat kepercayaan konsumen yang lemah, semuanya berkontribusi pada rendahnya angka peluncuran dan penjualan apartemen.

Baca Juga: Potensi Investasi Apartemen di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Pengembang terlihat menunda peluncuran proyek sementara konsumen menunggu waktu yang tepat untuk membeli.

Di tengah pasar yang lesu di 2019, harga jual per meter persegi apartemen di Bodetabek relatif stabil di Rp15,9 juta.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda