Apartemen Kaliana Buka Peluang Baru Untuk Disewakan

Hadirnya apartemen ini diharapkan bakal menjadi tren hunian baru di kawasan Cileungsi. Segmen ini sekaligus menjadi pilihan baru investasi yang menjanjikan.

progress kaliana apartemen-rumahhokie-dok
Progres pembangunan Apartemen Kaliana bulan Mei 2017

RumahHokie.com (Cileungsi) – Hadirnya infrastruktur yang menghubungkan hingga wilayah Timur Cibubur, membuat sektor properti makin terangsang untuk terus menghadirkan sejumlah proyek hunian termasuk apartemen.

Menangkap peluang itu, PT Metropolitan Land, Tbk. (Metland) melalui anak perusahaan PT Kembang Griya Cahaya (KGC) membangun hunian vertikal pertama di kawasan komersial Urban City Metland Transyogi.

“Hingga saat ini, penjualan apartemen Kaliana masih bertumbuh, tetap ada penjualan hanya saja peningkatannya belum terlalu signifikan,” ungkap Widyastomo, General Manager Apartemen Kaliana.

Menurutnya, dari awal dipasarkan, peningkatan harganya sudah naik 30%. Unit yang sudah terjual 52% dari 459 unit apartemen yang disediakan.

Baca juga: Kontribusi Sektor Komersial Naik, Metland Raih Pendapatan Rp1,14 Triliun

“Memasuki semester II tahun 2017 ini, kami sudah memulai untuk memasarkan tower kedua,” ucap Widyastomo.

Strateginya, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari tower pertama. “Artinya, kami menawarkan pilihan kepada konsumen, ingin unit yang ready stock atau unit inden, semua itu ditentukan oleh harga,” paparnya.

“Kami juga selalu memberikan pilihan investasi yang menarik. Momentum seperti ini harus kami tawarkan kepada mereka,” imbuhnya.

Bakal Jadi Tren Tersendiri
Lebih lanjut ia menjelaskan, kehadiran segmen apartemen di Cileungsi dan sekitarnya kini telah menjadi tren tersendiri. Setelah Kaliana, di wilayah sekitar juga mulai berdiri apartemen lainnya. Bahkan, harga jual yang ditawarkan lebih mahal.

“Saya selalu berkata, kami berbeda, pangsa pasar apartemen ini memiliki segmen tertentu. Kami tidak memposisikan sebagai kompetitor tapi justru berusaha bersinergi,” ujarnya.

“Perlu diketahui juga bahwa, harga rumah di kawasan ini harganya sudah melambung. Dengan hadirnya segmen ini, pasar menjadi lebih banyak pilihan investasi,” kupas Widyastomo.

Instrumen positif yang memunculkan minat konsumen yaitu dengan pembangunan JORR II yang sudah dimulai dan terlihat progresnya. Artinya kata Widyastomo, saat ini masyarakat dibebani oleh kemacetan dalam dua tahun kedepan, tapi mereka akan merasakan kenyamanan juga kemudahan saat beraktivitas.

Dengan begitu, harga properti bakal terus melambung. Untuk saat ini, harga apartemen yang relatif terjangkau di kawasan Cileungsi sebenarnya di angka Rp300 jutaan.

“Kelas apartemen kami ini membidik segmen level senior supervisior sampai junior manager. Dengan gaji bersama minimal Rp12 juta, mereka bisa mendapatkan apartemen Kaliana,” paparnya lagi.

widyastomo-rumahhokie-dedy mulyadi-dok

Menurut Widyastomo, animo masyarakat cukup tinggi terharap kehadiran apartemen, apalagi untuk disewakan. Ada beberapa perusahaan memiliki budget untuk sewa per tahun USD500 – USD1.200.

“Ada perusahaan asing yang sudah membeli beberapa unit di apartemen ini. Sisanya, mereka akan menyewa dengan jumlah tertentu,” terang Widyastomo.

Pihaknya akan membangun empat tower, dengan luas lahan 16.000 meter persegi, dengan total 2.000 unit. Tower pertama (Aster) terdiri dari 22 lantai dan 1 semi basement. Dibangun di atas lahan 3.168 meter persegi dengan luas bangunan 24.820 meter persegi

“Kami berharap, hadirnya apartemen ini bakal menjadi tren hunian baru. Gaya hidup dan kebutuhan masyarakat sudah bergeser kepada hunian vertikal. Mereka butuh segala hal yang serba praktis,” imbuhnya mengakhiri.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda