Asia Pasifik Dianggap Maju Pesat dalam Transparansi Real Estate

Menurut laporan JLL Global Real Estate Transparency Index (GRETI) 2018, negara-negara di Asia Pasifik siap bergabung dengan grup teratas dalam hal transparansi real esatate.

Ilustrasi Real estate Asia Pasifik-RumahHokie.com-sabervivirtv
Ilustrasi properti di Asia. (Foto: sabervivirtv)

RumahHokie.com (Jakarta) – Beberapa negara Asia Pasifik menunjukan kemajuan tercepat dalam hal transparansi real estate melalui adopsi proptech.

Menurut laporan JLL Global Real Estate Transparency Index (GRETI) 2018, negara-negara di Asia, seperti Singapura, Hong Kong, Myanmar dan Jepang, siap bergabung dengan grup teratas dalam hal transparansi real esatate.

Dr. Megan Walters, Head of Research, JLL Asia Pasifik, mengatakan secara keseluruhan kawasan Asia Pasifik telah melakukan peningkatan transparansi terkuat sejak tahun 2016, apabila dibandingkan dengan empat wilayah lain yang tercakup dalam studi ini.

“Ini didukung oleh perkembangan di negara Myanmar, Macau, Thailand, India, dan Korea Selatan,” tutur Megan seperti dilansir dari siaran pers yang diterima RumahHokie.com, Senin (06/08/2018) .

Baca Juga : JLL Investasikan USD100 Juta untuk Perusahan Rintisan Proptech Global

Myanmar telah mencatat peningkatan paling signifikan secara global. Mereka naik 15 peringkat untuk bergabung dengan grup Transparansi Rendah.

Menurut laporan tersebut, ekonomi negara itu terus mengalami keterbukaan seiring dengan meningkatnya permintaan investor yang diubah menjadi pasar yang lebih besar.

Untuk pertama kalinya, Korea Selatan masuk ke peringkat Transparan dalam bidang real estate. Hal itu didasari oleh meningkatnya aktivitas investor yang mendorong perbaikan dalam cakupan data dan skema perdagangan baru.

Dalam laporan yang dirilis JLL Asia Pasifik menyebutkan pula bahwa India telah membuat kemajuan signifikan dalam agendanya untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi korupsi.

Baca Juga : 5 Kota di China Duduki Peringkat Kantor Sewa Termahal di Asia Pasifik

“India bergabung dengan China, Indonesia, dan Thailand di ujung atas peringkat negara dengan kategori Semi-Transparan,” kata Megan.

Peningkatan level transparansi real estate negara Thailand, didukung oleh penegakan peraturan yang lebih besar, yaitu pengenalan sistem pajak properti yang baru serta langkah-langkah untuk mendigitalkan pendaftaran tanahnya.

Sementara itu, Jeremy Kelly, Direktur JLL Global Research, mengatakan sektor proptech di kawasan Asia Pasifik dinilai tengah berkembang pesat. Meskipun adopsinya masih relatif rendah dibandingkan dengan Amerika Utara dan Eropa.

“Manfaat potensial dari penerapan proptech tentu tidak terbatas pada pasar real estate transparan. Dengan proptech juga dapat membantu meningkatkan transparansi di pasar negara yang Semi-Transparan,” kata Jeremy.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda