Atasi Backlog Perumahan, Kementerian PUPR Siapkan Tiga Program Unggulan

Kementerian PUPR mencatat capaian pembangunan rumah untuk masyarakat di Tanah Air hingga kini, telah mencapai angka 1.257.852 unit.

Backlog perumahan, kementerian pupr, khalawi abdul hamid
Ilustrasi rumah subsidi. (Foto: tim RumahHokie.com)33

RumahHokie.com (Jakarta) – Adanya kekurangan kebutuhan atau backlog perumahan masyarakat membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus memiliki program unggulan serta terintergrasi.

Dalam siaran pers yang dirilis, Senin (06/01/2020), Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR menjelaskan di tahun ini pihaknya akan menlaksanakan tiga program andalan pada sektor perumahan.

“Pada tahun 2020 ini, ada tiga program perumahan yang akan kami laksanakan secara terintegrasi. Hal ini dilakukan karena kebutuhan rumah masyarakat terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Khalawi.

Baca Juga: Kementerian PUPR Siapkan Langkah Tangani Banjir Jakarta dan Sekitarnya

Lebih lanjut dia berujar, pertama Kementerian PUPR terus menjalankan Program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas sebagai upaya mengatasi backlog hunian di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya kelak, Khalawi menuturkan program ini akan terintegrasi dengan program Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) maupun bantuan pembiayaan perumahan Kredit Pemilikan Rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).

Program andalan kedua yang akan dijalankan oleh Kementerian untuk mengatasi backlog perumahan adalah pembangunan kawasan hunian skala besar dan terintegrasi dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Baca Juga: Dinding Rumah Kotor Pasca Banjir, Ini Dia Cara Membersihkannya

“Program Kotaku diwujudkan dengan melibatkan pengembang properti besar. Kami mengharapkan para pengembang dapat terlibat aktif melaksanakan pembangunan dengan pola hunian berimbang,” katanya.

Selain itu, Kementerian PUPR juga akan melaksanakan program penyediaan perumahan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) / TNI / Polri serta skema perumahan untuk generasi milenial.

“Kami juga sedang melakukan pembahasan tentang pokok-pokok perubahan dalam Revisi Peraturan Menteri PUPR tentang Hunian Berimbang,” ucap Khalawi.

Baca Juga: Kementerian PUPR Genjot Capaian Program Bedah Rumah di Daerah

Ia berujar, ketiga program perumahan tersebut nantinya akan terintegtasi dengan berbagai stakeholder perumahan, sehingga capaian pembangunan perumahan bisa terlaksana dengan baik.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR mencatat capaian pembangunan rumah untuk masyarakat hingga tanggal 31 Desember 2019 lalu, telah memasuki angka 1.257.852 unit.

Berdasarkan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, dari angka capaian tersebut tercatat pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah mencapai sekitar 938.405 unit. Sedangkan hunian untuk non MBR telah mencapai 312.691 unit rumah.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda