Aturan Baru Harga Jual Dinilai Dorong Program Sejuta Rumah

Harga baru itu juga sudah sesuai dengan usulan yang telah disampaikan ke Kementerian Keuangan. Kenaikannya sekitar 3% – 7,75%.

Perumahan subsidi Villa Kencana Cikarang
Perumahan subsidi Villa Kencana Cikarang (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Regulasi yang mengatur harga jual rumah sederhana yang baru dikeluarkan Pemerintah, dinilai mampu mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah di Indonesia.

Jenderal Penyediaan perumahan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Khalawi Abdul Hamid mengatakan, peraturan mengenai harga jual rumah sederhana yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia tersebut akan berlaku efektif 15 hari kerja ke depan setelah ditetapkan pada tanggal 20 Mei 2019.

Baca Juga: Aturan Baru Rumah Subsidi Dirilis, PUPR Optimistis Program Sejuta Rumah Capai Target

Khalawi menambahkan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 81/PMK.010/2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan pelajar serta Perumahan Lainnya yang atas Penyerahannya di Bebaskan Dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai tersebut diharapkan dapat meningkatkan capaian Program Sejuta Rumah di tahun 2019 ini.

“Harga baru itu juga sudah sesuai dengan usulan yang telah disampaikan ke Kementerian Keuangan. Kenaikannya sekitar 3% – 7,75%. Harga rumah yang ditetapkan paling tinggi di wilayah Papua dan Papua Barat,” terangnya.

Baca Juga: Dukung Program Sejuta Rumah, Bank BTN Siap Bermitra dengan BP Tapera

Khalawi menambahkan, dengan keluarnya PMK baru ini tentunya pengembang tidak ada alasan lagi untuk tidak membangun rumah untuk masyarakat. Sebab, salah satu usulan harga baru ini juga berasal dari usulan para pengembang.

“Pengembang sekarang bisa segera mengajukan KPR perumahan subsidi dengan harga yang baru ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang ada di Kementerian PUPR, status capaian Program Sejuta Rumah per tanggal 27 Mei 2019 sudah mencapai angka 400.500 unit. Kementerian PUPR juga tetap optimistis untuk mencapai target pembangunan rumah untuk masyarakat sebanyak 1.250.000 unit rumah tahun ini.

Baca Juga: Empat Tahun Pelaksanaan, Capaian Program Sejuta Rumah 3,54 juta Unit

“Kami optimistis para pengembang juga akan lebih bersemangat dalam membangun rumah untuk masyarakat. Apalagi banyak juga kemudahan perizinan untuk perumahan di daerah,” terangnya.

Lebih lanjut Khalawi menambahkan, pihaknya berharap seluruh stakeholder perumahan di Indonesia bisa lebih bersemangat untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Adanya ada stok-stok rumah yang dibangun para pengembang sebisa mungkin harus bisa segera dipasarkan mengingat kebutuhan rumah masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih cukup tinggi.

“Target pembangunan satu juta unit rumah per tahun itu adalah untuk motivasi kita semua. Angka satu juta hanya angka semata tapi kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk membangun rumah untuk masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda