Bagaimana Generasi Milenial Memilih Desain Rumah MIliknya?

Karakter generasi milenial yang dinamis, suka akan keterbukaan, dan kreatif secara tidak langsung ikut memberikan pengaruh terhadap tren rancangan interior rumah saat ini.

desain rumah generasi milenial-RumahHokie.com-homestratosphere

RumahHokie.com (Jakarta) Generasi milenial saat ini merupakan pihak yang dikhawatirkan susah untuk memiliki rumah di masa mendatang, karena terkait kebiasaan
mereka dalam membelanjakan penghasilannya.

Kelompok yang rata-rata dihuni oleh usia 25 tahun hingga 35 tahun itu lebih memilih menghabiskan pendapatannya untuk investasi pengalaman, seperti traveling dan sebagainya.

Namun demikian, karakter generasi milenial yang dinamis, suka akan keterbukaan, dan kreatif secara tidak langsung ikut memberikan pengaruh terhadap tren rancangan interior hunian saat ini.

Baca Juga : Begini Resep Milenial Siasati Ruangan Hunian yang Terbatas

Mengutip dari laman digital Inhabitat, terdapat beberapa preferensi yang dianut oleh para generasi milenial dalam memilih gaya rumah maupun cara menata ruangan-ruangan favorit tempat tinggal mereka. Berikut ini beberapa diantaranya!

Memilih pusat kota
Kaum yang dikenal pula dengan sebutan generasi langgas ini, lebih memilih untuk bertempat tinggal di pusat kota yang dekat dengan aktivitas keseharian mereka, seperti bekerja ataupun bersekolah.

Karena memilih hunian di pusat kota dengan keterbatasan lahan, itu berarti berdampak pula pada ukuran rumah yang tak terlalu luas. Namun, bagi mereka memilih untuk tinggal di tempat yang lebih kecil, tidak berarti menjadi hambatan dalam menghadirkan hunian yang nyaman.

Suka ruang yang lebih terbuka
Generasi milenial suka akan rumah atau unit apartemen dengan penataan ruang yang lebih terbuka dan efisien. Walaupun demikian, mereka masih mempertimbangkan area dapur yang harus ada.

Baca Juga : Bidik Generasi Milenial, Gradana Tawarkan Cara Mudah Dapat DP Rumah

Pilih fungsi dengan desain minimalis
Mungkin bagi generasi baby boomer lebih menyukai dekorasi ruangan bergaya tradisional dan
banyak menggunakan aksesori dekoratif. Nah, bagi kaum milenial nampak berbeda.

Mereka lebih tertarik untuk menempatkan perabotan interior yang memiliki fungsi maksimal serta desain yang minimalis, untuk menjaga rumah yang bebas kekacauan.

Tetap menggunakan material alami
Meskipun lebih memilih perabotan dengan fungsi maksimal dan desain yang minimalis, namun tak lantas membuat generasi milenial anti terhadap material alami yang tradisional.

Mereka tetap menggunakan material natural, seperti kayu bekas bongkaran kapal yang kemudian dimanfaatkan kembali menjadi beragam produk furnitur. Gaya Skandinavia yang akhir-akhir ini popular juga berkontribusi pada selera mereka.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda