Bangun Apartemen The Loggia, Farpoint Gandeng Developer Jepang

Apartemen The Loggia akan dirancang dengan konsepdesain interior bertemakan transformable living, yang dihadirkan untuk memaksimalkan ketersedia ruang.

Apartemen The Loggia, Farpoint, Tokyo Tatemono, Atelier-Bow-Wow, Apartemen di Jakarta Selatan
Ki-Ka: Thomas Low, Retail Banking Director OCBC NISP; Widijanto, COO FARPOINT; Pandji P. Djajanegara, Syariah Banking Director CIMB Niaga; Heru Sucahyo, Director PT Candra Usaha Pesona; Ryutaro Nishimura, Director PT Candra Usaha Pesona; Rosalia Abadi, Head of Secured Lending Permata Bank; Michael Kelly Mangundap, First Vice President, Primary Business Head Mortgage & Secured Loan UOB. (Foto: PR Newswire)

RumahHokie.com (Jakarta) – Farpoint berkolaborasi dengan developer Jepang, Tokyo Tatemono, akan membangun sebuah hunian vertikal di kawasan Jakarta Selatan, yakni The Loggia.

Proyek apartemen tersebut akan dirancang dengan konsep interior bertemakan transformable living, yang dihadirkan untuk memaksimalkan ruang di lahan perkotaan yang terbatas.

Melansir dari PR Newswire, Senin (02/12/2019), Chief Operations Officer Farpoint, Widijanto, mengatakan rancangan dengan konsep transformable itu, dihadirkan sebagai solusi atas dua masalah utama sebagian besar penduduk perkotaan.

Baca Juga: Wujudkan Apartemen Mewah, Farpoint Lakukan Tutup Atap Verde Two

“Kami melihat bahwa konsep hidup vertikal akan lebih populer, bahkan sangat dibutuhkan bagi yang memutuskan untuk tinggal di area perkotaan,” katanya.

Lebih lanjut Widijanto berujar, konsep yang dimiliki apartemen The Logia, menawarkan solusi atas dua masalah utama penduduk perkotaan, yakni lalu lintas dan produktivitas.

Menurut dia, dalam proses pembangunannya The Loggia dirancang secara eksklusif oleh studio desain terkemuka dari Tokyo, Atelier-Bow-Wow (ABW). Sebagai salah satu ahli dalam desain micro-architectural.

ABW mengedepankan konsep “Reversibility into Emptiness” yang diaplikasikan ke dalam desain interior apartemen The Loggia.

Baca Juga: PP Properti Pasarkan Apartemen Bergaya Jepang Seharga Rp300 Jutaan

Widijanto memaparkan, konsep tersebut menghargai fungsi ruang terbuka, dengan cara mengatur penyimpanan barang-barang yang sudah tidak diperlukan.

Kemudian membuat ruangan yang dapat dialih fungsikan, sehingga tercipta ruang ekstra yang dapat digunakan untuk beragam fungsi.

“Apartemen ini menyediakan elemen desain dan furnitur multifungsi, banyak ruang penyimpanan, serta ruang keluarga yang lebih luas untuk ditempati hingga 8 orang dewasa dan 4 anak,” tutur Widijanto.

Apartemen di Selatan Jakarta ini hadir dengan pilihan hunian unit mulai dari 50 meter persegihingga 117 meter persegi.

Baca Juga: Sequis Tower Gunakan Standar Pengukuran Gedung Internasional

Widijanto memaparkan, setiap unit hunian The Loggia dapat diubah menjadi private sanctuary, yang dilengkapi dengan daybeds, bunk beds, rattan sliding panels, dan raised bedroom dengan ketinggian 60 cm untuk ruang penyimpanan tambahan.

Pengembang The Loggia juga secara simbolis telah melakukan penandatanganan kerjasama kredit kepemilikan apartemen (KPA) bersama 4 bank besar Indonesia, yaitu OCBC NISP, CIMB Niaga, UOB, dan Permata Bank.

“Berdasarkan hasi riset Euromonitor International memprediksi bahwa Jakarta akan jadi kota terpadat di dunia tahun 2030. Itulah sebabnya, konsep tempat tinggal masa depan yang diilhami oleh Tokyo art of living, kami terapkan pada apartmen The Loggia,” tandasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda