Bangun Rusunawa PNS, Pemkot Tangsel Sediakan Lahan di Lengkong

Meskipun wilayah Tangsel banyak perumahan mewah yang dibangun oleh pengembang besar, bukan berarti para PNS-nya sudah memiliki hunian yang layak.

airin rachmi diany - syarif burhanuddin - tangsel - lengkong - kemenpupr - rumahhokie - dok
Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin berbincang dengan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (Foto: Dok. KemenPUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Melihat banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkot Tangsel yang belum memiliki rumah layak huni, Pemerintah Kota Tangerang Selatan meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di daerah tersebut.

“Kami mohon bantuan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan untuk membantu kami dalam membangun Rusunawa bagi PNS yang bekerja di Pemkot Tangsel,” ujar Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Syarif Burhanuddin, Kamis (3/8/2017).

Baca Juga: Pemkot Tangerang Minta Pemerintah Bangun Rusunawa Pemulung

Menurut Airin, saat ini jumlah PNS di Pemkot Tangsel sekitar 3.000 orang. Ternyata dari hasil pendataan yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel masih banyak PNS itu yang belum memiliki rumah.

“Kami berharap dengan memiliki rumah yang layak para PNS di wilayah Tangsel bisa bekerja lebih giat lagi. Kami tengah mendata PNS kami yang belum punya rumah,” terangnya seperti dinukil dari siaran pers yang diterima RumahHokie.com.

Airin menjelaskan, meskipun wilayah Tangsel banyak bermunculan perumahan mewah yang dibangun oleh pengembang besar bukan berarti para PNS-nya memiliki kekayaan yang berlimpah. Bagi PNS yang memiliki golongan rendah tentunya penghasilannya tidak terlalu besar sehingga mereka sangat membutuhan bantuan perumahan baik dari Pemkot Tangsel maupun pemerintah pusat.

Sediakan Lahan di Lengkong
Guna mendorong terwujudnya pembangunan Rusunawa PNS ini, imbuh Airin, Pemkot Tangsel telah menyediakan lahan di kawasan Lengkong. Lokasinya tidak jauh dari rencana pengembangan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol.

Lahan yang menjadi aset Pemkot Tangsel tersebut diperkirakan memiliki luas sekitar 46.455 meter persegi dan terdiri dari enam lahan yang terpisah. Ukuran lahan yang tersedia masing-masing 7.738 meter persegi, 3.077 meter persegi, 15.181 meter persegi, 1.783 meter persegi, 3.578 meter persegi dan 15.098 meter persegi.

Baca Juga: Kementerian PUPR: Lokasi Rusunawa Bisa Dipindah, Jika…

“Saat ini lahan aset tersebut dikelilingi oleh lahan milik pengembang BSD. Kami sedang membebaskan lahan untuk akses ke dalam lokasi pembangunan. Sebab akses jalan saat ini hanyalah jalan lingkungan selebar tiga meter saja sehingga perlu diperluas,” tandasnya.

Pemkot Tangsel juga telah mempersiapkan rencana pembangunan Rusunawa Lengkong. Diperkirakan untuk tahap pertama pembangunan Rusunawa ini akan dibangun sebanyak empat tower dengan luas bangunan sekitar 4.255 meter persegi dan luas lahan yang dipersiapkan mencapai 7.738 meter persegi sehingga diperkirakan dapat menampung sekitar 865 orang.

“Kami harap Ditjen Penyediaan perumahan bisa segera melakukan kunjungan ke lapangan guna melihat kesiapan lahan Rusunawa Lengkong yang telah kami siapkan. Kami juga berharap tinggi bangunannya bisa lebih tinggi dari Rusunawa standar dari Kementerian PUPR yang hanya lima lantai saja. Sebab harga lahan di kawasan Tangsel sudah sangat tinggi sehingga sayang jika hanya dibangun lima lantai saja,” harapnya.

Sementara itu, Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin mengatakan, Rusunawa ini tidak hanya diperuntukkan bagi PNS, tapi juga masyarakat umum yang membutuhkan hunian.

“Kami akan mengirimkan tim untuk melihat kesiapan lahan yang ada untuk Rusunawa PNS Pemkot Tangsel ini,” katanya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda