Baru Dibeli Sebulan, Rumah Masa Kecil Donald Trump Kembali Dilelang

Rumah bergaya Tudor di lingkungan Jamaica Estates ini dibangun pada 1940 oleh ayah Donald Trump, seorang pengembang dan investor properti lokal.

rumah masa kecil donald trump 2 - rumahhokie - dok
Foto: Dok. Paramount Realty USA

RumahHokie.com (New York) – Investor properti yang bulan lalu membeli rumah masa Donald Trump di Queens, New York, telah menjual kembali rumah tersebut melalui proses lelang.

Rumah bergaya Tudor di lingkungan Jamaica Estates ini dibangun pada 1940 oleh ayah Donald Trump, seorang pengembang dan investor properti lokal. Rumah inilah tempat Presiden Amerika Serikat kontroversial ini menghabiskan masa kecilnya.

Dinukil dari Zillow.com, rumah dengan lima kamar tidur dan 4,5 kamar mandi, berukuran 2.500 kaki persegi ini memiliki ruang bawah tanah yang dilengkapi dengan kamar mandi. Ada pula ruang khusus untuk tamu dan dapur musim panas.

Baca Juga: Seperti Apa Rumah Baru Barack Obama di Kalorama?

Rumah ini memiliki ruang keluarga dengan perapian, ruang makan dan beranda belakang, serta pintu-pintu melengkung dan hamparan lantai kayu.

Rumah ini pertama kali diiklankan pada musim panas lalu dengan harga USD1,65 juta.

Setelah beberapa kali diskon harga, akhirnya Paramount Realty USA merencanakan proses lelang, namun lantaran proses tersebut bertepatan dengan acara salah satu debat antara Trump dengan Hillary Clinton, lelang pun ditunda.

Kemudian, investor real estat Michael Davis membeli rumah ini dengan harga USD1,39 juta.

Michael Davis pun akhirnya melelang rumah masa kecil Donald Trump ini pekan lalu. Meski demikian, pemenang lelang dan nilai penawaran tidak akan diungkapkan. Demikian penuturan Misha Haghani, seorang principal di Paramount Realty USA.

Sebagai informasi, Gaya Tudor adalah salah satu gaya arsitektur paling unik yang pernah ada. Periode Tudor muncul di antara 1485 – 1603 di Inggris.

Zaman Tudor merupakan masa ketika keluarga Tudor memegang tahta di Inggris, dimulai dari kekuasaan raja Henry VII dan diakhiri dengan kematian Elizabeth I.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda