Begini Kriteria Cat Dinding yang Aman Menurut Ahli Kesehatan

Banyak indikator yang menjadi penilaian apakah sebuah hunian tergolong rumah sehat atau tidak. Salah satunya adalah bagian dinding ruangan yang harus terjaga kebersihan dan kesehatannya.

Begini Kriteria Cat Dinding yang Aman Menurut Ahli Kesehatan
(Foto: thinkstock)

RumahHokie.com (Jakarta) – Rumah merupakan lingkungan utama untuk keluarga, terlebih bagi anak yang dapat menghabiskan waktu di dalam hunian hingga 20 jam setiap harinya. Oleh karena itu penting untuk menghadirkan rumah yang sehat.

Banyak indikator yang menjadi penilaian apakah sebuah hunian tergolong rumah sehat atau tidak. Salah satunya adalah bagian dinding ruangan yang harus terjaga kebersihan dan kesehatannya.

Menurut dr. Ulul Albab, SpOG, Perwakilan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), menjaga rumah tetap sehat terutama pada area dinding, penting dilakukan. Bagian itu dapat menjadi medium bagi tumbuhnya bakteri seperti E.coli, MRSA hingga Staphylococcus aureus.

Baca Juga: Tips Mengecat Dinding dengan Memakai Skema Dua Warna atau Lebih

“Ketika dinding ruangan kotor, maka menjadi media yang sangat bagus untuk bakteri-bakteri tersebut berkembang. Kebersihan permukaan dinding harus menjadi perhatian pemilik rumah,” ujar dr. Ulul, Selasa (02/10/2018) di Sekretariat IDI, Jakarta.

Selain kebersihan permukaan dinding, Ulul lebih lanjut menjelaskan, sangat penting untuk memilih cat pelapis dinding yang aman dan terbebas dari polutan Volatile Organic Compound (VOC) serta bahan kimia lainnya.

Baca Juga: Mau Punya Rumah Sehat, Perhatikan Sembilan Hal Ini!

Ia mengatakan bau cat yang sangat menyengat di dalam ruangan berpotensi menimbulkan alergi, penyakit infeksi pernapasan hingga kanker pada penghuni ruangan. Pemilik rumah juga harus waspada terhadap cat yang didalamnya terdapat zat karsinogen berbahaya.

“Kita tahu bahwa cat dinding ruangan itu menempel bertahun-tahun. Tidak hanya sehari atau dua hari. Bau nya mungkin hilang, akan tetapi zat berbahaya itu masih menempel di dinding. Nah, ini (penggunaan jenis cat dinding) yang harus kita selektif,” ucap Ulul.

Baca Juga: Seperti Apa Sih Kriteria Rumah Layak Huni Menurut KemenPUPR?

Sebagai tambahan info, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 829/Menkes/SK/VII/1999, syarat-syarat kesehatan rumah tinggal salah satu di antaranya adalah penggunaan material bangunan yang tidak berbahaya.

Bahan bangunan yang digunakan tidak terbuat dari material yang bisa melepaskan zat-zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan dan tidak terbuat dari material yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan organisme-organisme pantogen.

Selain itu, kehadiran debu total pada ruangan tidak melebihi 150 µgm3 serta penggunaan material timah hitam tidak lebih dari 300 mg/kg.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda