Begini Target Program Perumahan KemenPUPR Lima Tahun Mendatang

Kementerian PUPR akan menjalankan pembangunan sumber daya air, konektivitas antara jalan, jembatan, permukiman dan perumahan.

Target Program Perumahan Kementerian PUPR Lima Tahun Ke depan, Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR
(Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menjalankan sejumlah strategi untuk terus menggenjot pembangunan dalam sektor perumahan dan infrastruktur.

Dilansir dari siaran pers, Ahad (23/02/2020), Kementerian PUPR akan menjalankan  pembangunan sumber daya air, konektivitas antara jalan, jembatan, permukiman dan perumahan.

“Khusus untuk pemenuhan kebutuhan rumah untuk masyarakat, kami akan tetap melanjutkan kembali pelaksanaan Program Sejuta Rumah,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Ini Strategi Kementerian PUPR di Bidang Perumahan

Pasalnya, menurut Basuki program perumahan tersebut dinilai sangat efektif dan menjadi terobosan dalam peningkatan pembangunan hunian di Indonesia.

Berdasarkan data yang disampaikan Menteri PUPR, sejumlah program pembangunan infrastruktur bidang perumahan yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan terdiri dari empat program.

Basuki menerangkan lebih lanjut, empat program bidang perumahan tersebut mencangkup 50.000 unit rumah susun (Rusun) dan pembangunan 25.000 rumah khusus (Rusus).

Sedangkan untuk pembangunan rumah swadaya, Kementerian PUPR menargetkan terdapat 1,5 juta unit hunian swadaya serta 500.000 bantuan prasarana, sarana dan
utilitas (PSU) perumahan.

Baca Juga: Kementerian PUPR Tetap Lanjutkan Program Sejuta Rumah di 2020

Menteri PUPR menambahkan, pada tahun 2020 ini, sejumlah target pembangunan perumahan juga telah ditetapkan oleh Kementerian PUPR.

“Kami akan memanfaatkan dana APBN yang tersedia. Di tahun ini kami telah mengalokasikan dana pembangunan perumahan dengan pagu anggaran senilai
Rp8,48 triliun,” papar Basuki Hadimuljono.

Anggaran bidang perumahan tersebut akan digunakan untuk mencapai target prioritas bidang penyediaan perumahan tahun anggaran 2020.

Beberapa target prioritas tersebut antara lain, alokasi dana sebesar Rp0,47 triliun untuk pembangunan 2.000 unit rumah khusus dan Rp3,14 triliun untuk pembangunan 4.864 unit rumah susun.

Baca Juga: Penipuan Perumahan Syariah Marak, Kementerian PUPR Angkat Bicara

Kementerian juga telah menganggarkan Rp0,20 Triliun untuk pembangunan 22.500 unit PSU perumahan dan Rp4,36 triliun untuk 181.365 unit rumah swadaya.

Jumlah tersebut mencangkup peningkatan kualitas rumah masyarakat sebanyak 166.000 unit dan pembangunan rumah baru masyarakat penerima bantuan program bedah rumah sebanyak 15.365 unit.

Selain itu untuk kegiatan pengaturan, pembinaan, pengawasan dan dukungan manajemen dialokasikan sebanyak Rp0,31 triliun.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda