Benarkah Asian Games 2018 Pengaruhi Pasar Properti Indonesia?

Sepanjang masa persiapan Asian Games 2018, berbagai infrastruktur dibangun, baik untuk kebutuhan pertandingan maupun properti dalam bentuk wisma untuk para atlet.

Benarkah Asian Games 2018 Pengaruhi Pasar Properti Indonesia?
Wisma Atlet Kemayoran. (Foto : Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Event Asian Games 2018, beberapa hari lagi akan usai. Selain prestasi yang telah ditorehkan oleh para atlet, pesta olaharga akbar se-Asia ini juga diprediksi mampu memberi kesan positif terhadap perekonomian bangsa dan iklim investasi, terutama dalam bidang properti di Indonesia. Namun, benarkah demikian?

Sepanjang masa persiapan Asian Games 2018, berbagai infrastruktur dibangun, baik untuk kebutuhan pertandingan maupun properti dalam bentuk wisma untuk para atlet.

Direktur Riset Savills Indonesia, Anton Sitorus mengatakan secara general, dalam setiap penyelenggaraan ajang olahraga dunia, memiliki dampak pada berbagai hal. Salah satunya pada sektor properti.

Baca Juga : Asian Games 2018 Pengaruhi Harga dan Permintaan Properti Komersial

“Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan Olimpade dan Asian Games yang pernah terjadi di berbagai negara, kami melihat ada dampak tidak langsung (long term) yang signifikan terhadap sektor real estate, namun bervariasi,” kata Anton, saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (29/08/2018).

Menurut survei yang dilakukan Halifax, imbas dari penyelenggaraan Olimpiade Barcelona tahun 1992 mampu mendorong perkembangan harga properti hingga 131% dalam kurun waktu 5 tahun.

Pertumbuhan harga properti juga terjadi semenjak penyelenggaraan Olimpiade Sydney tahun 2000, yang mampu mendongkrak harga real estate, sebesar 50%. Begitu pula yang terjadi pada gelaran Olimpiade Athena tahun 2004, yang membuat harga properti naik sebesar 64%

“Kami melihat, jika pesta olahraga diadakan di kota pinggiran, akan membawa tren positif yang signifikan terhadap nilai properti kawasan itu,” katanya.

Baca Juga : Okupansi Kamar Hotel Diprediksi Terdongkrak Selama Asian Games 2018

Di Indonesia, walaupun belum terlihat dampak jangka panjangnya, namun secara jangka pendek telah membawa dampak positif untuk industri hotel dan sektor pariwisata.

“Asian Games 2018 membawa dampak pada tingkat okupansi bulanan hotel di sekitar venue event, meningkat 90% hingga 100%. Banyak turis asing yang datang dan mengisi hotel-hotel,” tutur Anton.

Dalam setiap penyelenggaraan ajang olahraga dunia, akan diiringi pula dengan pembangunan aset properti yang signifikan. Adapun pada event Asian Games 2018, Indonesia tidak signifikan membangun properti.

Anton berujar, kalau melihat legacy property yang ditinggalkan dari ajang dunia empat tahunan ini, selain bangunan olahraga dan infrastruktur, pihaknya melihat sebenarnya penyelenggaraan ini hanya menyediakan wisma atlet saja.

“Indonesia tidak ingin jor-joran dalam penyelenggaran, namun ingin menunjukan secara ekonomi dan sosial kuat. Selama ini kan dianggap fragile (rentan). Pemerintah ingin menunjukan bahwa kita bisa membuat event olahraga yang bagus, aman dan meriah,” pungkas Anton.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda