Berencana Mengganti Keramik Kamar Mandi? Perhatikan Hal Ini

(Foto: elieenhickeymuseum)

RumahHokie.com (Jakarta) – Bosan dengan tampilan kamar mandi anda? Atau keramik penutup lantai dan dinding kamar mandi sudah terlihat usang? Cobalah untuk merenovasi tampilannya dengan cara mengganti motif dan warna keramik di area privat itu.

Namun, sebelum anda memutuskan untuk membeli keramik kamar mandi dan memanggil tukang untuk memasangnya pada bagian dinding maupun lantai kamar mandi, cobalah perhatikan beberapa hal ini, agar hasil pemasangan sempurna dan tampilan kamar mandi pun menjadi lebih indah.

Rencanakan dengan matang

Mengganti keramik di lantai dan dinding kamar mandi tentunya akan membutuhkan biaya yang cukup besar. Pengerjaannya pun relatif sulit. Oleh karenanya, untuk mendapatkan hasil yang baik, anda harus merencanakan setiap detailnya dengan sangat terperinci.

Anda bisa memulai mengukur terlebih dahulu bidang lantai dan dinding kamar mandi yang ingin anda ganti keramiknya. Hitung luas seluruh bagian dinding dan lantai untuk mengetahui jumlah keramik yang diperlukan. Kemudian, tentukan warna dan motif serta ukuran keramik kamar mandi yang ingin anda pakai.

Baca Juga: Merancang Kamar Mandi dengan Nuansa Tropis nan Menyegarkan

Perhatikan ukuran keramik

Kesalahan terbesar yang sering terjadi adalah salah memilih ukuran keramik tile. Sebelum memutuskan untuk membelinya, pelajari terlebih dahulu ukuran keramik yang cocok digunakan pada luasan kamar mandi anda. Di Indonesia keramik lantai memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari 40×40, 60×60 atau 30×60 dan lain-lain.

Anda juga bisa menggunakan cara dengan membeli contoh kepingan keramik tile dan coba letakan di kamar mandi, untuk memberikan bayangan anda seperti apa jika tile tersebut terpasang nanti.

Baca Juga: Hilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Mandi Dengan Bahan Alami

Perhatikan proses pemasangan

Ketika proses pemasangan keramik tile, perhatikanlah setiap sentimeter dari bidang yang ingin dipasangi material penutup lantai dan dinding tersebut. Usahakan susunan keramik lantai dan dinding tersusun rapi. Perhatikan pula proses pengisian nat pada celah keramik.

Isilah celah dengan ketebalan nat 3 mm untuk keramik lantai dan 5mm untuk keramik pada dinding. Pengisian nat yang terlalu tebal akan menyulitkan Anda untuk mengikis dan membersihkannya pada saat proses penyelesaian pemasangan keramik lantai maupun dinding.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda