Bertandang ke Imah Someah, Resor Unik Bernuansa Alam Pasundan

Imah Someah dibangun tanpa banyak mengubah kontur asli alam sekitar. Uniknya, resor seluas 15 hektar ini dikembangkan tanpa bantuan arsitek atau konsultan lanskap.

RumahHokie.com (Bogor) – Pagi itu Kota Hujan mendung. Sinar matahari meredup. Namun, semangat kami membara menyusuri lereng Gunung Salak yang berkelok-kelok.

Setelah setengah jam menelusuri jalan aspal berliku dengan kontur yang cukup menantang, tim RumahHokie.com pun tiba di Imah Someah, sebuah kompleks resor bernuansa alam. Sesaat kemudian, ambience Sunda pun kental terasa kala kami menapaki jalan menuju lobi.

Di sini kami disambut hangat oleh Bita Raharti, sang pemilik Imah Someah. Cocok dengan nama Imah Someah yang berarti “rumah nan ramah”.

Baca Juga: Libur Telah Tiba! Yuk, Jelajahi Indahnya Pantai Barat Sumbawa!

Dia bertutur, resor seluas 15 hektar ini awalnya tidak dikomersialkan—hanya digunakan untuk plesiran keluarga. Oleh karena itu, pembangunannya tergolong lama.

“Pembangunan Imah Someah dilakukan disesuaikan dengan alam sekitar, dan diusahakan tidak mengubah suasana pedesaan pasundan,” kata Bita Raharti kepada RumahHokie.com.

Melayangkan pandangan ke Timur, kami diperlihatkan hamparan lapangan golf tiga hole yang bersebelahan dengan sebuah kolam ikan. Sungguh pemandangan yang menyegarkan mata. Bita menjelaskan, lapangan golf ini dibuat sesuai dengan standar internasional, termasuk dalam perawatan rumputnya.

Desain Arsitektur yang Mengalir
Berbeda dengan banyak resor yang menggunakan jasa arsitek, desain Imah Someah dikerjakan sendiri oleh Bita. Menurutnya, desain arsitektur bangunan yang tercipta mengalir begitu saja.

“Kebetulan saya suka traveling, jadi saya sering melihat desain-desain bagus, dan beberapa saya nilai cocok diterapkan di lokasi ini,” katanya. “Misalnya rumah joglo. Saya ingin membangun rumah joglo dengan dinding batu-batuan—bukan dinding kayu seperti umumnya.”

Baca Juga: Menilik Kemewahan Resor Tempat Kim Kardashian Menginap Selama Berlibur di Bali

Dia mengatakan, struktur joglo berdinding batu ini sangat kuat, karena dibangun dengan “tulang” baja H beam yang ditutup dinding batu dan bilah-bilah kayu di bagian tertentu. Struktur dan ornamen joglo disajikan lewat bentuk atap, jendela, dan pintu.

Keunikan Imah Someah bisa dilihat dari rumah kontainer yang berada di tengah kebun. Di sini, dua kontainer 20 kaki ditumpuk dan dijadikan hunian tiga lantai yang nyaman.

“Kontainer ini khusus dibawa dari Tanjung Priok. Prosesnya pemindahannya pun luar biasa menyulitkan,” tutur Bita yang juga merupakan principal broker properti ERA Surya Cibubur.

Kolam Renang di Ceruk Jurang
Imah Someah memiliki sebuah kolam renang cantik yang berada di cerukan jurang. Kolam renang yang diberinama Lebak Sirah Cai ini menampung air dari lima mata air alam. Bentuknya pun dikondisikan sedemikian rupa sehingga tidak banyak mengubah kontur tanah dan tetap tampak natural.

“Saya tak mau merusak alam, sehingga saya menyesuaikan kolam renang dengan kondisi asli. Di sini, banyak ditanam pepohonan, sehingga seperti sebuah surga,” kata Bita.

Baca Juga: Mike Tyson Akan Kembangkan Resor Ganja Seluas 420 Hektar di California

Selain itu, Imah Someah juga dilengkapi dengan perkebunan luas, di mana para pengunjung bisa memetik sayur-mayur dan buah-buahan. Tak hanya itu, deretan kolam ikan beserta kandang kambing dan kelinci pun dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak yang datang.

“Saat ini kami juga tengah mempersiapkan sebuah balai pertemuan yang bernama Bale Pasamoan dan area Glamping (glamorous camping – red),” ungkap Bita.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda