Bisnis di Sektor Pergudangan Modern Jabodetabek Kian Menarik

Permintaan ruang pergudangan modern cukup tinggi seiring dengan berkembangnya industri e-commerce di Indonesia yang masif.

pasar pergudangan modern Jabodetabek, JLL Indonesia, James Taylor
Area pergudangan modern di Cikarang, Jawa Barat. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Potensi bisnis sewa ruang untuk penyimpanan logistik atau pergudangan modern dinilai oleh konsultan real estat global, JLL Indonesia, semakin menjanjikan bagi para pemilik lahan (landlord).

Dalam paparan laporan bertajuk Jakarta Property Market Update 4Q19, Vivin Harsanto, Head of Advisory JLL Indonesia mengatakan, potensi pertumbuhan di sektor properti pergudangan modern saat ini kian menarik.

Menurut dia hal itu disebabkan karena permintaan ruang pergudangan modern cukup tinggi seiring dengan berkembangnya industri e-commerce di Indonesia yang masif.

Baca Juga: E-Commerce Berikan Angin Positif Terhadap Pergudangan Modern

“Kebutuhan akan (bisnis) sewa ruang pergudangan modern cukup menjanjikan. Karena demain-nya cukup tinggi, namun tidak diimbangi dengan pasok ruang pergudangan yang tersedia di pasar,” kata Vivin, ketika ditemui RumahHokie, pada Rabu (29/01/2020) lalu.

Sepanjang tahun 2019, JLL mencatat terdapat 180.000 meter persegi gudang modern yang selesai dibangun di kawasan Jabodetabek.

Diprediksi akan terdapat tambahan pasok ruang logistik modern sebesar 800 ribu meter persegi hingga tahun 2021 mendatang.

Baca Juga: Insentif Kebijakan Pemerintah Picu Sektor Pergudangan Asia Bertumbuh

Bidang e-commerce, industri elektornik dan fast moving consumer goods masih aktif memberikan dampak positif dari permintaan pergudangan modern.

Pada kesempatan yang sama, James Taylor, Head of Research JLL Indonesia menambahkan pihaknya memperkirakan angin positif yang berhembus pada pasar pergudangan modern Tanah Air akan semakin menarik perhatian para investor properti di masa mendatang.

“Investor global masih sangat aktif di Indonesia. Mereka datang dari Jepang, Singapura, Hong Kong dan pasar-pasar penting lainnya dari seluruh Asia Pasifik dan tetap menunjukkan ketertarikan pada sektor real estate, khususnya logistik dan perumahan,” ujar James.

Baca Juga: Prediksi 5 Tren Properti Tahun 2020 yang Wajib Diperhatikan Investor

Lebih lanjut, dia mengatakan dengan demikian pengembang telah berupaya memanfaatkan sektor yang tumbuh ini di Jabodetabek dan Surabaya untuk terus menarik minat investor.

“Kami mencatat Bekasi dan Bogor merupakan lokasi favorit untuk para investor menanamkan investasinya pada sektor pergudangan modern. Hampir 80% okupansi ruang terjadi di Bekasi, khususnya pada area Cikarang,” tandas James Taylor.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda