BSD City Ingin Ciptakan Ekosistem Talenta Digital Berkelas Dunia

BSD City menghadirkan sejumlah institusi pendidikan di bidang teknologi guna memenuhi permintaan digital talent berstandar global.

BSD City, Sinar Mas Land, Irawan Harahap
Ilustrasi salah satu akademi teknologi di BSD City. (Foto: dok Sinar Mas Land)

RumahHokie.com (Jakarta) – Melihat perkembangan teknologi digital di dunia yang pesat, membuat pengembang BSD City, yakni Sinar Mas Land (SML), memiliki visi untuk membangun ekosistem digital di wilayah tersebut.

Menurut Irawan Harahap, Project Leader Digital Hub, BSD City secara keseluruhan disiapkan untuk menjadi integrated smart digital city.

“Kami mengembangkan digital talent pool di BSD City untuk perusahaan start-up hingga big companies mendukung transformasi ekonomi digital di era industri 4.0 ini,” ujar Irawan seperti dilansir dari siaran pers, Selasa (11/06/2019).

Baca Juga: Gandeng Sinar Mas Land, Grab Uji Coba Layanan Grabwheels di BSD City

Untuk itu, dia menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan seperti Apple Academy, Binar Academy, Purwadhika, Techpolitan dan Creative Nest untuk menghadirkan institusi-institusi pendidikan digital terbaik.

Menurutnya dalam jangka panjang, keberadaan institusi pendidikan digital ini akan mendukung permintaan talenta perusahaan-perusahaan teknologi yang telah ada sebelumnya di BSD City.

Institusi-institusi pendidikan tersebut saat ini berlokasi di berbagai tempat di BSD City seperti The Breeze dan Green Office Park.

Baca Juga: Puspiptek dan Sinar Mas Land Resmikan Pembangunan GIPTI di BSD City

Selain itu, keberadaan institusi pendidikan digital akan menarik para pelaku digital untuk belajar, berkreasi, berkarya di wilayah tersebut.

Namun dalam rencana jangka panjang, Irawan mengatakan semua institusi pendidikan dan perusahaan berbasis digital akan ditempatkan di Digital Hub.

“Digital Hub disiapkan untuk menjadi pionir dan kiblat ekonomi digital di Indonesia. Sinar Mas Land belajar dari Silicon Valley yang bermula dengan top universities, salah satunya Stanford University, sebelum berkembang menjadi kawasan ekonomi digital,” kata Irawan.

Baca Juga: Sinar Mas Land Gelar Video Drone Competition 2019 untuk Abadikan Kehidupan BSD City

Dalam kesempatan yang berbeda, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, mengatakan Indonesia saat ini membutuhkan 600.000 digital talent per tahun, baik untuk Internet of Things (IoT), artificial intelligence, big data analytics, robotic, dan beberapa silabus lainnya.

“Saya meminta kita fokus untuk menyiapkan digital talent di tingkat teknisi, sesuai dengan kebutuhan perusahaan besar seperti Microsoft, Cisco dan Google. Saya mengapresiasi Apple Academy yang ada di BSD City ini dapat turut berkontribusi,” ujar Rudiantara.

Secara infrastruktur, belum lama ini Sinar Mas Land dan Grab meluncurkan uji coba GrabWheels di kawasan BSD City sebagai moda transportasi jarak pendek sekitar 3 hingga 5 kilometer yang juga ramah lingkungan.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda