BTN Tawarkan Kemudahan KPA, Khusus Produk Synthesis Development

Khusus pembelian apartemen di bulan Ramadan ini, BTN bebaskan biaya apraisal, terutama untuk unit apartemen di dua proyek baru Synthesis Development.

suryanti-rumahhokie-dedy mulyadi-dok
Suryanti: Bila bank lain hanya menawarkan tenor cicilan dengan jangka waktu 5-10 tahun. Saat ini bank BTN justru bisa sampai dengan 15 tahun.

RumahHokie.com (Jakarta) – Saat kondisi pasar properti melambat, banyak cara yang dilakukan para perbankan untuk menarik calon nasabahnya, terutama untuk membiayai pembelian apartemen dengan cara Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Dalam kerjasama pembiayaan dengan Synthesis Development, Bank plat merah satu ini punya sejumlah penawaran special. Selain menawarkan bunga KPA yang kompetitif, bank BTN juga mendiskon hingga 50% khusus biaya provisi.

Bukan hanya itu, BTN juga membebaskan biaya administrasi bagi nasabahnya untuk pembelian unit apartemen proyek Synthesis Residence Kemang dan Prajawangsa City.

Baca juga: Bank BTN Mudahkan Pengajuan KPR di Indonesia Properti Expo 2017

“Menariknya lagi, khusus pembelian apartemen di bulan Ramadan ini, kami juga membebaskan biaya apraisal, terutama untuk unit apartemen di dua proyek baru Synthesis Development,” terang Suryanti Agustinar, Executive Vice President Non Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division Bank BTN.

Cara pembayaran seperti ini ditawarkan terbatas. Khusus Synthesis Kemang Residence pihak developer hanya 20 unit. Sementara unit di proyek Prajawangsa City, pihaknya tidak membatasi.

Menurut Suryanti, sekarang ini adalah saat yang tepat untuk membeli apartemen. Selain bunga KPA yang relatif kecil, jangka waktu cicilan yang ditawarkan lumayan panjang.

Tawarkan Tenor 15 Tahun
“Bila bank lain hanya menawarkan tenor cicilan dengan jangka waktu 5-10 tahun. Saat ini bank BTN justru bisa sampai dengan 15 tahun,” paparnya.

Apalagi kata Suryanti, lokasi apartemen Synthesis Residence Kemang cukup strategis, harganya pun relatif bersaing.

“Saya sarankan untuk membeli saat ini. Karena sejak dua tahun lalu, harga properti tidak mengalami peningkatan yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut Suryanti memaparkan, sebenarnya konsumen bukannya tidak mempunyai budget khusus, tapi mereka kebanyakan lebih memilih untuk menahan membeli properti.

“Ditengah kondisi pasar tidak menentu, kami berusaha untuk terus melakukan inovasi pembiayaan. Kami berharap bisa terus bersinergi dengan para developer, agar dapat mempermudah konsumen memiliki apartemen,” imbuhnya.

Sekadar info, Prajawangsa City merupakan proyek apartemen yang dikembangkan di wilayah Cijantung, Jakarta Timur.

Segmen yang dibidik segmentasi pasar menengah. Luas area pengembangannya mencapai tujuh hektar, terdiri dari tujuh tower, dengan total keseluruhannya mencapai 4.169 unit apartemen. Tipe Studio yang dipasarkan mulai Rp300 jutaan.

Sementara itu, Synthesis Residence Kemang menyasar segmen pasar menengah atas, terdiri dari tiga tower dengan jumlah hunian sebanyak 1.188 unit.

Kompleks apartemen ini berada di Jalan Raya Ampera, Jakarta Selatan. Harga unitnya dipasarkan mulai Rp2 miliaran, dengan harga tanah Rp39 juta permeter.

Selain menyalurkan KPA, Bank BTN juga membiayai kredit konstruksi kedua proyek ini.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda