Buka 25 Kantor Baru, RE/MAX Targetkan Pertumbuhan Transaksi 20% di 2019

Merayakan ulang tahun ke-5, RE/MAX Indonesia menyelenggarakan acara “RE/MAX Convention 2019” yang mengusung tema tema “Unite, Grow, Win!”.

remax indonesia re-max convention 2019 - rumahhokie - dok

RumahHokie.com (Jakarta) – Merayakan ulang tahun ke-5, perusahaan waralaba real estat asal Amerika Serikat, RE/MAX Indonesia, menyelenggarakan “RE/MAX Convention 2019” yang mengusung tema tema “Unite, Grow, Win!”.

Monica Nardi, CEO RE/MAX Indonesia mengatakan, tema ini diangkat berdasarkan kultur kekeluargaan yang telah ditanamkan di setiap kantor RE/MAX.

Baca Juga: Lukas Bong: Tentang Hunian Milenial, Pelemahan Rupiah, dan Broker di Era Teknologi

“Ketika para business owner, marketing associate, dan supporting staff bersinergi bersama, maka kekuatan kesatuan kantor akan dapat mendominasi pasar dan memberikan dampak yang sangat besar dan luas,” kata Monica dalam acara “RE/MAX Convention 2019”, Senin (25/2/2019).

RE/MAX Convention 2019 dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat  (DPP) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Lukas Bong, serta Direktur Esekutif Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti, Yamanah AC.

Pada event tahunan tersebut, dihadirkan dua sosok pembicara, yaitu komposer kondang Erwin Gutawa dan Andry Lesmono, behavioural expert yang 20 tahun berkecimpung di bidang pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Baca Juga: Ketua AREBI Tekankan Pentingnya Sertifikasi dan Etika Broker Properti

Erwin Gutawa menuturkan, orkestra sangat mirip dengan organisasi usaha. Setiap individu memiliki peran yang sangat spesifik sesuai kemampuannya masing-masing.

“Pemain alat musik di satu orkestra memiliki latar belakang dan skill yang berbeda-beda walaupun instrumen yang dimainkan sama. Dibutuhkan teamwork, kedisiplinan, kolaborasi, esekusi, serta kepemimpinan yang solid agar dapat bersatu, maju, dan menghasilkan suara yang harmonis, indah, dan dapat dinikmati penonton yang hadir,” kata Erwin.

Baca Juga: Tips Sukses Melakukan Negosiasi Bagi Broker Properti

Sementara itu, Andry Lesmono, yang juga Direktur Power Character memaparkan, agar satu individu dapat bersinergi dengan individu yang lainnya melalui mekanisme foto karakter.

“Jika anggota dalam satu kantor dapat memahami cara bekerja efektif satu dengan yang lainnya, berkomunikasi dengan jelas, serta sering bergaul dengan erat, maka kantor itu akan sangat hidup karena individu di dalamnya memiliki satu wadah yang mendukung pertumbuhan serta menghasilkan keberhasilan yang maksimal,” kata Andry.

Buka 25 kantor baru 
Monica menambahkan sektor properti di 2018 relatif lebih baik dibanding 2017. Dia optimistis, 2019 akan menjadi tahun kebangkitan sektor properti.

Sektor properti telah melewati masa yang penuh tantangan di tahun-tahun sebelumnya. Harga properti yang sebenarnya dan seharusnya (real market price) telah terlihat dan harga permintaan penjual telah banyak mengalami penyesuaian.

“Oleh karena hal ini, kami melihat bahwa banyak peluang untuk berinvestasi di sektor yang beberapa tahun terakhir mengalami koreksi seperti ruang perkantoran, lahan komersial, serta hunian, khususnya di daerah Timur Jakarta seperti Bekasi Barat,” kata Monica.

Baca Juga: Tips Broker Properti: Ketahui Nilai Psikologis Sebuah Rumah Agar Terjual Mahal

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk menghadapi 2019, RE/MAX telah mempersiapkan beberapa strategi. Di tahun ini pula, sebanyak 25 kantor baru ditargetkan akan dibuka di seluruh Indonesia.

Dengan model bisnis berbasis keanggotaan, imbuhn Monica, RE/MAX memberikan satu struktur finansial yang sangat berbeda dengan saingannya. Yang tergabung dengan kami adalah kantor-kantor andal, karena memang struktur model usaha kami didesain untuk memaksimalkan penghasilan dan model bisnis RE/MAX sangat cocok untuk mereka.

“Tapi bukan berarti kantor yang baru mulai tidak dapat bergabung dengan kami. Pelatihan kami telah dirancang sedemikian rupa agar dapat ditangkap dan langsung dipraktikkan oleh setiap anggota kami,” ujar Monica yang menargetkan pertumbuhan transaksi (properti primer dan sekunder) sebesar 15% – 20%.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda