Buka Lighting Application Center, Philips Pamerkan Inovasi Pencahayaan

Lighting Application Center kedua di ASEAN ini menampilkan pencahayaan terkoneksi untuk menjawab minat masyarakat terhadap pencahayaan pintar.

Philips Lighting Application Center-RumahHokie.com-Adhitya-7387
Ki-Ka: Patricia Yim, Senior Vice President & Market Leader ASEAN Pacific Philips Lighting; Rami Hajjar, Country Leader of Philips Lighting Indonesia; Eric Rondolat, Chief Executive Officer & Chairman of the Board of Management Philips Lighting; Mural Sivaraman, President of Philips Lighting Growth Market & Executive Vice President, ketika meresmikan Philips Lighting Application Center, Kamis (23/11/2017) di Jakarta Selatan. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)Philips Lighting meresmikan pembukaan Lighting Application Center (LAC) yang baru, Kamis (23/11/2017) di Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan. Digunakan sebagai ruang demonstrasi untuk ragam aplikasi yang dikembangkan oleh mereka, tempat ini dilengkapi pencahayaan LED yang terkoneksi secara pintar.

Philips Lighting memamerkan semua inovasi produknya di ruang seluas 422,5 meter persegi yang didesain menyerupai ruang aplikasi sesungguhnya, seperti di rumah, toko pakaian, arena olahraga dan ruang perkantoran.

Baca Juga: Ungkap Hasil Penelitian, Philips Lighting Kenalkan Kampanye ‘Eye Comfort’ di Indonesia

Dalam kata sambutannya, Eric Rondolat, Chief Executive Officer and Chairman dari Board of Management Philips Lighting mengatakan pergeseran menuju pencahayaan terkoneksi membantu pihaknya mengatasi tantangan global akan kebutuhan pencahayaan yang lebih hemat energi dan mewujudkan kehidupan yang lebih terang.

“Dengan menghubungkan lebih banyak perangkat, tempat, dan manusia melalui cahaya, kami mengubah sumber cahaya menjadi titik data yang memungkinkan memberikan nilai lebih bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Philips City Touch, diklaim mampu membantu Pemerintah memperbesar efisiensi energi dan meningkatkan manajeman penerangan jalan terkoneksi melalui kontrol jarak jauh.

Selain itu, LAC juga memamerkan  teknologi power over ethernet yang digunakan untuk perkantoran, memungkinkan para pegawai mengatur pencahayaan di ruang kerja dengan menggunakan smartphone.

Baca Juga: Philips Resmikan Consumer Experience Center Pertama di Indonesia

Adapun Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia menjelaskan keberadaan LAC akan menunjukan bagaimana integrasi teknologi LED, pengaturan pencahayaan dan perangkat lunak yang terhubung dengan berbagai aplikasi.

Philips Lighting membuat simulasi pencahayaan seperti layaknya ruang-ruang di rumah. Salah satunya adalah pada ruang keluarga yang pencahayaannya memakai produk lampu LED Philips. (Foto: Adhitya Putra – RumahHokie.com)

“Pencahayaan terkoneksi dapat menjadi tulang punggung kota pintar. Lampu bisa dinyalakan kapan saja dan di mana saja saat diperlukan, mengoptimalkan pengoperasian, menghemat biaya dan lebih nyaman,” kata Rami.

Pelanggan potensial, konsultan profesional, pelajar dan masyarakat lainnya, dapat melihat beragam produk pencahayaan yang dikembangkan oleh Philips dengan membuat janji terlebih dahulu.

Indonesia menjadi negara ketiga di Asia yang dilirik oleh Philips Lighting untuk mendirikan LAC. Sebelumnya, mereka telah membuat LAC di China dan Singapura.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda