Business Talk DPC AREBI Jakarta Barat: Agen Properti Harus Ubah Cara Jualan

Apabila tidak belajar serta mengikuti perubahan zaman, peran para agen properti kemungkinan akan tersingkir dan digantikan oleh teknologi.

DPC AREBI Jakarta Barat, AREBI DKI Jakarta, Agen Properti, Broker Properti
(Foto: Adhitya Putra -RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (DPC AREBI) Jakarta Barat menggelar diskusi bisnis bertajuk ‘Tantangan Masa Depan Agen Properti’ di Marketing Galery West Vista, Kamis (09/05/2019) di Cengkareng.

Dihadiri puluhan prinsipal kantor agen properti di wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya, diskusi bisnis ini membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh seorang broker saat ini.

Ketua DPD AREBI DKI Jakarta, Clement Francis, dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa broker properti kini harus mengubah cara berpikir dan perilakunya dalam menghadapi konsumen di era digital.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Agen Properti, AREBI DKI Jakarta Gelar Forum Seminar

“Broker properti tidak bisa lagi berpikir seperti 10 tahun yang lalu. Zaman kita sudah berubah. Saat ini agen harus melek teknologi,” ucap Clement.

Dia bercerita, jika dahulu memasang iklan properti di surat kabar sudah efektif untuk memasarkan properti, saat ini tidak dirasakannya lagi.

Clement mengkhawatirkan apabila tidak belajar mengikuti perubahan zaman para broker bukan tidak mungkin akan tersingkir. “Kalau di masa mendatang tidak ada broker, bagaimana nasib bisnis industri properti nanti,” katanya.

Baca Juga: Ketua AREBI Tekankan Pentingnya Sertifikasi dan Etika Broker Properti

Sementara itu, hadir pada kesempatan yang sama, Ir. Widyanto, Waketum VI DPP AREBI Bidang Kode Etik, Hukum & Perundangan, memaparkan bahwa terdapat lima hal yang harus diperhatikan oleh agen agar tidak bermasalah ketika menjadi bagian transaksi jual-beli properti.

Menurutnya, hal pertama yang harus diperhatikan adalah legalitas. Pria yang akrab pula disapa Aseng ini mengatakan bahwa seorang broker profesional harus sudah tersertifikasi, dalam hal ini memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIUP4).

Selain itu, ia berucap broker properti juga harus memperhatikan produk jualannya, promosi di era digital, proses transaksi dan keuangannya jika tak ingin terlibat masalah dikemudian hari.

Baca Juga: Tips Jadi Broker Properti Sukses di Era Digital (Bagian 1)

Terkait dengan perkembangan dunia digital, Adi Putera Widjaja, Founder & CEO Garudapreneur yang menjadi pembicara sesi kedua, mengatakan kini dunia cepat berubah seiring kemajuan digitalisasi di berbagai bidang.

“Teknologi hari ini membuat batasan dunia nyata dan khalayan tidak berbatas. Jika tidak hati-hati broker bisa tergilas zaman,” tutur Adi.

Menurutnya dengan kecanggihan Artificial Intelligence kini dapat memberikan data mengenai prediksi harga jual properti di masa mendatang.

Oleh karena itu, ia menyarankan hendaknya agen bisa berperan menjadi ‘jembatan penghubung’ antara pemilik properti dengan konsumen melalui cara berkolaborasi dan juga memahami perkembangan teknologi.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda