Cara Cerdas Agar Pengajuan KPR Disetujui Bank

Mengajukan Kredit Pemilikan Rumah memerlukan tips dan trik tersendiri. Selain kondisi keuangan, memilih bank dan waktu yang tepat juga perlu diperhatikan.

rumah-menengah-metland-cileungsi-rumahhokie-approved-dok

RumahHokie.com (Jakarta) – Apakah pengajuan KPR (kredit pemilikan rumah) Anda sering ditolak bank? Memang mengajukan KPR adalah perkara susah-susah mudah, tapi bukan hal mustahil.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar kemungkinan mendapat KPR dari bank bisa lebih besar. Berikut ini tips KPR buat Anda:

Cek Keuangan
Hal yang pertama dilihat bank pengucur KPR adalah apakah Anda memiliki penghasilan—baik dari gaji atau bisnis—atau tidak? Bagi karyawan, harus memiliki slip gaji bulanan dan surat keterangan kerja dari kantor. Sementara untuk pebisnis (entrepreneur) mesti memiliki laporan keuangan setidaknya dua tahun terakhir.

Rekening tabungan bisa menjadi bukti bahwa Anda memiliki penghasilan tetap. Rekening tabungan yang rutin bertambah setiap bulan (minimal 3 bulan terakhir) akan membuat bank makin yakin untuk mengucurkan KPR pada Anda.

Perlu dicatat, cicilan KPR yang sehat bagi Anda (menurut bank) adalah tidak lebih dari sepertiga penghasilan bulanan Anda. Jadi, jika penghasilan Anda Rp6 juta per bulan, maka bank akan merekomendasi cicilan sekitar Rp2 juta.

Jika Anda sudah menikah dan pasangan Anda memiliki penghasilan, Anda bisa mengajukan KPR dengan menggabungkan penghasilan (join income). Dengan demikian, Anda bisa membeli rumah yang lebih besar dengan harga yang lebih mahal.

Persyaratan Penting
Seperti pengurusan kredit lain, Anda harus memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan e-KTP. Untuk yang sudah menikah, perlu dipersiapkan foto kopi KTP suami atau istri, surat nikah, dan kartu keluarga.

Bila Anda membeli rumah second, jangan lupa mempersiapkan surat-surat penting seperti fotokopi sertifikat, PBB, IMB, dan KTP Pemilik.

(Baca: Apa Syarat Mendapat Kucuran Dana KPR dari Bank?)

Pastikan Anda lolos “BI checking” dan tidak masuk daftar hitam (black list) Bank Indonesia. Jika Anda pernah mengambil kredit dari bank dan menunggak lebih dari dua bulan berturut-turut, otomatis Anda masuk daftar hitam BI, dan jangan harap bank mau mengucurkan—bahkan meneteskan—kredit apapun untuk Anda.

Waktu Pengajuan
Waktu terbaik mengajukan KPR adalah minggu ketiga dan keempat setiap bulan. Mengapa? Karena biasanya pada akhir-akhir bulan tersebut bank sedang mengejar target dan kerap melonggarkan persyaratan.

Sebaliknya, hindari mengajukan KPR di akhir tahun (Desember), karena bank biasanya sedang sibuk tutup buku. Jika Anda tak ingin pengajuan KPR berlarut-larut, sebaiknya Anda tunda pengajuan di Januari.

Memilih Bank
Bila Anda membeli rumah dari developer, ada baiknya Anda mengajukan KPR kepada bank-bank yang telah bekerjasama dengan developer tersebut. Selain lebih mudah, bank yang bersangkutan umumnya menawarkan program khusus seperti suku bunga murah flat selama beberapa tahun.

Anda masih kurang yakin? Ajukan KPR ke beberapa bank—setidaknya ke tiga bank. Mengapa demikian? Karena pejabat dan pegawai bank juga manusia yang punya subjektivitas—bahkan kealpaan.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda