Cara Jitu Paramount Land Rangkul Konsumen Milenial

Untuk menjual rumah kepada generasi milenial, pengembang harus tahu kebutuhan dan cara berkomunikasi dengan mereka.

Block Party Corral @ Malibu Village - rumahhokie - dok
Block Party Corral @ Malibu Village (Foto: Dok. Paramount Land)

RumahHokie.com (Serpong) – Sore itu suasana cukup ramai di kawasan Malibu Village, Gading Serpong. Orang-orang berwajah segar bergantian memasuki dua show unit rumah tipe Corral yang baru saja dirilis Paramount Land selaku pengembang.

Di area terbuka, beberapa tenda terbentang. Tenda-tenda ini berisi gerai aneka makanan Betawi: ada putu mayang, bubur ayam, hingga kerak telor. Ada pula makanan ringan lain dan ragam minuman ringan, mulai jus, teh, dan kopi.

Baca Juga: Sasar Generasi Milenial, Paramount Land Rilis Corral @ Malibu Village

Tak lama berselang, terdengar pengumuman dari sebuah pengeras suara yang berada di tenda sudut: “terjual rumah yang dibeli oleh si fulan.” Pengumuman ini dilanjutkan dengan penggalan lagu “Congratulations” milik Cliff Richard. Bukan hanya sekali, dalam waktu tak sampai satu jam sebanyak tiga unit rumah berhasil dipasarkan.

Semudah itukah menjual rumah di masa sulit properti seperti sekarang ini?

Baca Juga: Gelar Block Party, Paramount Land Tawarkan DP Rumah 5%

Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land menjelaskan, untuk menjual rumah kepada generasi milenial, pengembang harus tahu apa kebutuhan dan cara berkomunikasi dengan mereka.

“Generasi milenial (Gen Y) dan centennial (Gen Z) memerlukan rumah yang simpel dan fungsional. Dengan demikian desain dan pembagian ruangnya pun harus disesuaikan,” tutur Andreas Nawawi di sela peluncuran Corral @ Malibu Village, Gading Serpong, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Gading Serpong Rilis Tagline Baru untuk Tangkap Pasar Milenial

Selain itu, imbuhnya, cara memasarkannya pun berbeda. Menurut Andreas, generasi milenial bukan tipe yang fanatik dengan brand tertentu. Orang-orang dari generasi yang lahir di tahun 1980-an hingga 1990-an ini lebih suka memilih yang nyaman untuk mereka.

“Tak jarang mereka memakai barang-barang dengan merek tak terkenal, tetapi nyaman dipakai. Jadi, mereka ini mementingkan pengalaman atau experience,” tutur Andreas.

Baca Juga: Seperti Apa Minat Generasi Milenial Terhadap Properti?

Hal ini disikapi Paramount Land dengan menawarkan produk rumah yang memiliki rumah contoh (show unit) fully furnished, sehingga calon pembeli dari generasi milenial dapat merasakan ambience tinggal di rumah tersebut.

“Pernah ada calon pembeli yang duduk di depan rumah contoh sampai malam, jelang show unit tutup, dan akhirnya dia memutuskan untuk membeli satu unit,” ungkap Andreas.

Untuk menangkap pasar ini, Paramount Land pun menggelar acara yang diberi nama “block party”. Di dalam acaranya, pengunjung diberi keleluasaan untuk melihat show unit, merasakan suasana lingkungan perumahan, sekaligus menikmati hidangan yang tersedia.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri “Hunian Zaman Now” yang Diminati Generasi Milenial

“Di sini tidak ada sales yang pakai seragam, name tag, atau bawa brosur. Semuanya berpakaian bebas. Bahkan tidak ada yang menawarkan rumah. Mereka hanya menawarkan makanan dan minuman bagi pengunjung,” katanya.

Andreas mengatakan, generasi milenial tidak suka dipaksa. Mereka lebih memilih untuk menikmati suasana dan mendapatkan ‘feel’. Setelah itu dirasakan, otak kanan mereka bekerja dan biasanya setelah itu mereka akan memutuskan untuk membeli.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda