Cara Tepat Menjual Rumah dengan Cepat

Calon pembeli tak hanya memerhatikan lokasi dan kualitas bangunan. Sebagai penjual, ada beberapa hal lain yang juga harus menjadi pertimbangan Anda.

serah terima kunci-Beli Properti-RumahHokie-dok
Foto: Dok.RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Menjual rumah memang susah-susah mudah. Calon pembeli tak hanya memerhatikan lokasi dan kualitas bangunan. Ada beberapa hal lain yang juga menjadi pertimbangan.

Berikut ini tujuh cara cepat menjual rumah:

Bangunan
Rumah dengan kualitas yang baik tentu akan menarik calon pembeli. Untuk itu, Anda perlu melakukan renovasi di bagian-bagian yang rusak dan tak sedap dipandang.

Kendati demikian, renovasi yang terlalu besar akan menguras bujet Anda dan mengurangi keuntungan penjualan rumah. Jadi, lakukan renovasi secukupnya.

Lokasi
Saat memasarkan properti, Anda juga harus “memasarkan” lokasinya, seperti mengekspos kelebihan dan fasilitas yang dimiliki. Contoh, rumah berada di dekat rumah sakit, sekolah, pusat belanja, lingkungan aman, dan lain-lain.

Harga
Menentukan harga bukanlah hal mudah. Harga harus kompetitif dan wajar. Harga yang kompetitif sangat penting. Pasalnya, harga di bawah pasaran akan membuat penjual merugi, sementara harga di atas pasaran membuat properti sulit terjual.

Baca Juga: Tips Mudah Menentukan Harga Jual Rumah

Legalitas
Seluruh kelengkapan dan keabsahan surat rumah harus diperiksa. Bila tidak paham, Anda dapat menggunakan jasa notaris. Legalitas surat-surat juga bisa menjadi pertimbangan bagi peminat untuk membeli rumah Anda.

Marketing
Media konvensional seperti koran, majalah, atau spanduk bukan lagi pilihan yang terbaik. Pasalnya, biayanya tergolong mahal, namun efektivitasnya terus menurun, seiring perkembangan teknologi informasi yang menggiring masyarakat menjadi internet savvy.

Saat ini, media daring seperti portal properti atau media sosial semakin digunakan untuk memasarkan properti. Bahkan, banyak agen properti beralih ke media online untuk memasarkan properti.

Prosedur Pembayaran
Teknis pembayaran terkadang membuat transaksi jual-beli rumah gagal. Hal ini disebabkan penjual dengan pembeli tidak menyepakati cara pembayaran.

Untuk mencegah terjadinya tersebut, sebaiknya Anda menggunakan bantuan notaris. Notaris akan membuat perjanjian proses pembayaran, yang berisi kapan dan berapa kali pembayaran dilakukan, serta penalty jika pembayaran tersendat.

Broker Properti
Agen properti merupakan pihak yang paling tepat dihubungi jika Anda kurang memahami prosedur penjualan rumah. Anda dapat berkonsultasi menentukan harga, membuat rencana pemasaran, dan bekerjasama dengan perbankan agar pembeli mendapatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bila Anda memilih menggunakan jasa agen properti, jangan menyerahkan nasib kepada si broker. Anda juga harus aktif bertanya mengenai jaringan kerja dan rencana pemasarannya.

Baca Juga: Apa Untungnya Menggunakan Jasa Broker Properti?

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda