Cari Rumah Lelangan Bank BTN Lebih Mudah Lewat Situs Online Ini

Pemasaran rumah lewat media daring dianggap lebih efektif, karena penetrasi internet di Tanah Air makin tinggi dan mayoritas pembeli adalah generasi milenial.

bank-btn-rumahmurahbankbtn-Nixon-LP-Napitupulu-rumahhokie-anto-erawan-dok
Hingga pertengahan April, rumahmurahbtn.com sudah menjual lebih dari 100 unit dengan nilai Rp30 miliar (Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Untuk menciptakan profit dari rumah-rumah yang terjerat kredit macet, PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk (Bank BTN) memperkenalkan portal baru: rumahmurahbtn.com.

Non performing loan (NPL) alias kredit macet memang menjadi momok bagi bank penyedia kredit, terutama kredit pemilikan rumah (KPR).

Baca Juga: Menggiurkan, Investasi Rumah Bekas dari Pelelangan Bank

Direktur Collection & Asset Management Bank BTN, Nixon LP Napitulu menjelaskan, angka NPL Bank BTN mencapai 2,77% atau sebesar Rp3,5 triliun. Kredit macet kebanyakan terjadi pada rumah non-subsidi—yang jumlahnya dua kali lipat dari rumah subsidi.

Nixon menuturkan, sebanyak 45 ribu unit rumah berbagai tipe yang terjerat kredit macet dan masuk daftar lelang, dengan nilai sekitar Rp2,8 triliun.

“Untuk memasarkan rumah-rumah tersebut, sejak Februari 2018 kami meluncurkan rumahmurahbtn.com. Sudah ada 5.206 listing rumah yang terpasang dengan nilai Rp1,4 triliun,” jelas Nixon kepada awak media, Selasa (17/4/2018).

Baca Juga: Bagaimana Pekerja Sektor Informal Mendapat KPR dari Bank BTN?

Sampai saat ini, imbuhnya, sudah lebih dari 100 unit rumah terjual dengan nilai Rp30 miliar. Rata-rata rumah yang dijual seharga Rp300 juta – Rp900 juta yang tersebar di Serpong, Bekasi, Tangerang, Purwakarta, Semarang, Manado, Makassar, Kendari, Jambi, Pontianak, Balikapapan, dan Medan.

“Ini pun tanpa promosi. Artinya, minat masyarakat membeli rumah yang dilelang cukup tinggi,” jelas Nixon yang mengatakan portal ini sudah bisa diakses via aplikasi berbasis Android dan iOS.

Saatnya Gunakan Media Daring
Nixon mengimbuhkan, pemasaran lewat media daring dianggap lebih efektif saat ini, karena penetrasi internet di Tanah Air makin tinggi dan mayoritas pembeli rumah adalah generasi milenial yang “internet savvy”.

“Pengguna internet di Indonesia saat ini sudah 143 juta lebih atau sekitar 54%. Dari angka tersebut, sebanyak 49,5% adalah generasi milenial,” ujarnya.

Baca Juga: Begini Resep Milenial Siasati Ruangan Hunian yang Terbatas

Data Bank BTN setahun terakhir juga memperlihatkan sebanyak 90% debitur KPR berumur 20 – 45 tahun. Dari angka tersebut, sebanyak 60% berusia 25 – 35 tahun.

“Tahun ini kami menargetkan pendapatan dari penjualan rumah bekas ini sebesar Rp600 miliar, atau sekitar Rp50 miliar per bulan—termasuk lewat rumahmurahbtn.com,” ungkap Nixon, menjawab pertanyaan RumahHokie.com.

Mekanisme Lelang
Mekanisme pembelian rumah lelang tersebut, kata Nixon, sama dengan pembelian rumah baru pada umumnya, dimana sertifikat dipegang oleh Bank dan diberikan saat pelunasan.

Bedanya, calon pembeli mendaftarkan diri melalui situs Dirjen Kekayaan Negara (DJKN) setelah itu menyetor uang jaminan sebesar 20% – 30% dari harga limit yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Empat Tips Penting Saat Membeli Rumah Second

Setelah dinyatakan menang oleh pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), maka pembeli akan melakukan pelunasan sisa pembayaran kemudian diterbitkan risalah lelang dari KPKNL.

Risalah lelang ini nantinya menjadi dasar bagi pemenang lelang untuk pengambilan sertifikat di Bank BTN juga untuk balik nama di BPN (Badan Pertanahan Nasional) setempat.

“Untuk menarik minat lebih banyak peserta lelang dan peminat dari rumah bekas maupun rumah lelang, Bank BTN berencana menggandeng para agen properti dan mengedukasi mereka mengenai proses lelang,” tutur Nixon.

Peluang Investasi
Meski memiliki penampakan yang cenderung jelek, ternyata rumah bekas yang dilelang bisa menjadi ajang investasi properti. Investor umumnya membeli rumah hasil lelang, kemudian menjualnya setelah direnovasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Tips Sukses Investasi Properti dari Investor Andal!

Selain memberikan peluang bagi masyarakat mendapatkan rumah murah serta peluang berinvestasi, langkah ini memberi kesempatan Bank BTN untuk melakukan pembiayaan kembali (refinancing) rumah bekas tersebut jika si pembeli menginginkan pembelian dengan cara kredit.

“Kualitas kredit Bank BTN bisa membaik dengan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk membeli rumah lelang tersebut, di sisi lain Bank BTN juga bisa memasarkan produk lain seperti KTA dan Kredit Agunan Rumah,” kata Nixon.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda