Cegah Genangan Air di Lingkungan Rumah dengan Lubang Biopori

Penarapan lubang biopori mendatangkan serangkaian manfaat secara ekologi dan lingkungan. Kehadirnya, dapat memperluas bidang penyerapan air.

Gambaran struktur dari konsep lubang biopori. (Foto: Pinterest.co.uk)

RumahHokie.com (Jakarta) – Ketika musim penghujan tiba, seringkali menimbulkan banyak genangan air di lingkungan dan jalan sekitar rumah. Terkadang, dibutuhkan waktu yang cukup lama agar genangan air hujan tersebut surut.

Jika dibiarkan terus menerus, genangan dari air hujan yang tak tertampung itu, akan merusak permukaan jalan dan juga mengganggu kenyamanan. Sebagai salah satu solusi dalam mengurangi genangan air di jalan serta lingkungan rumah, masyarakat dapat membuat mekanisme penyerapan air dengan metode lubang biopori.

Baca Juga: Intensitas Hujan Meningkat, Yuk Panen Air Hujan di Rumah!

Ditemukan oleh Dr. Kamir R. Brata, peneliti dari Institut Pertanian Bogor, prinsip kerja dari lubang biopori ini sendiri adalah meningkatkan daya serap tanah terhadap air yang ada di permukaan jalan dengan cara membuat lubang pada tanah, kemudian lubang tanah tersebut diisi dengan sampah organik.

Dilansir dari laman id.wikipedia.org, penarapan metode lubang biopori mendatangkan serangkaian manfaat secara ekologi dan lingkungan. Hadirnya lubang biopori dapat memperluas bidang penyerapan air, sebagai penanganan limbah organik, dan meningkatkan kesehatan tanah.

Selain itu, biopori juga bermanfaat secara arsitektur lanskap sehingga telah digunakan sebagai pelengkap pertamanan di berbagai komplek perumahan. Metode penyerapan ini juga menjadi pelengkap penerapan kebijakan luas minimum ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan bersamaan dengan pertanian urban.

Baca Juga: Hidroponik, Solusi Menanam di Lahan Hunian yang Sempit

Dalam skala rumah tangga, cara penyerapan air ini juga bisa diterapkan pada area taman depan, area garasi, maupun taman belakang rumah. Berikut ini langkah menghadirkan lubang biopori secara sederhan dan mudah.

  1. Siapkan alat-alat untuk membuat lubang biopori, seperti Bor tanah, Pipa PVC dan penutup yang sudah dilubangi bagian sisi-sisinya, Sampah organik dan semen.

2. Sebelum mulai membuat biopori, terlebih dahulu tentukan lokasi yang akan dijadikan tempat pembuatan.

3. Setelah ditentukan tempatnya, siram tanah yang akan dijadikan sebagai tempat pembuatan biopori dengan air agar tanah menjadi lebih lunak dan mudah untuk dilubangi.

4. Lubangi tanah dengan menggunakan bor tanah, usahakan buat yang tegak lurus.

5. Buat lubang dengan kedalaman kurang lebih 1 meter dengan diameter 10-30 cm.

6. Setelah itu, lapisi lubang menggunakan pipa PVC yang ukurannya sama dengan diameter lubang. Kemudian, isi lubang dengan sampah organik seperti daun, rumput, kulit buah-buahan, dan sampah yang berasal dari tanaman lainnya.

7. Setelah itu tutup lubang menggunakan kawat besi, atau bisa juga memakai tutup pipa PVC yang sudah dilubangi terlebih dahulu. Agar terlihat rapih, anda juga bisa memberikan semen pada mulut lubang.

Selamat mencoba!

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

 

 

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda