CoHive Akan Buka Co-Working Space Baru di Yogyakarta

CoHive Yogyakarta direncanakan akan mulai beroperasi pada Februari 2019 mendatang. Melalui ruang kerja bersama ini, mereka ingin memfasilitasi perusahaan rintisan dan kelompok UMKM di kota tersebut.

CoHive Yogyakarta, Co Working Space
(Foto: dok CoHive)

RumahHokie.com (Yogyakarta) – Salah satu penyedia ruang kerja bersama (co-working space) di Indonesia, CoHive yang sebelumnya bernama Cocowork dan EV Hive kembali memperlebar sayap. Setelah Jakarta dan Medan, kini mereka akan membuka cabangnya di Yogyakarta.

Berlokasi di Hartono Mall, CoHive Yogyakarta direncanakan akan mulai beroperasi pada Februari 2019 mendatang.

Dilansir dari siaran pers, Sabtu (24/11/2018), Carlson Lau, CEO dan Co-Founder CoHive menjelaskan alasan pihaknya memilih Yogyakarta sebagai lokasi baru yang dianggap memiliki banyak potensi untuk dirangkul dan tumbuh bersama.

Baca Juga: Pertumbuhan Co-Working Space Dipengaruhi oleh Tren Generasi Milenial

“Yogyakarta memiliki citra sebagai kota pendidikan dan diisi oleh individu yang gemar belajar serta memiliki talenta. Faktor itu kami anggap sebagai poin peluang untuk tumbuh bersama,” kata Carlson dalam diskusi di Hartono Mall.

Ia menilai masyarakat kota tersebut dikenal memiliki semangat berkelompok (guyub) dan berkolaborasi, juga menjadi alasan pemilihan pihaknya untuk membuka ruang kerja bersama di Yogyakarta.

Melalui pembukaan co-working barunya tersebut, pihak CoHive mengaku ingin memfasilitasi perusahaan rintisan (startup), kelompok UMKM, komunitas kreatif dan freelancer, dalam hal penyediaan fasilitas ruang kerja.

Baca Juga: Tegaskan Ekspansinya, EV Hive Ubah Nama Menjadi Cocowork

“Berkelompok, berkumpul maupun berkolaborasi se-garis dengan semangat CoHive yang
ingin menjadi medium setiap lapisan masyarakat untuk saling berkolaborasi,” ucap Carlson.

Hingga kuartal IV-2018, jaringan ruang kerja bersama itu telah memiliki lebih dari 5.000 anggota yang terdiri dari 50 perusahaan.

Sekitar 80% di antaranya adalah startup di bidang teknologi, logistik, Human Resources dan perusahaan e-commerce. Sedangkan 20% lainnya adalah perusahaan tradisional di bidang agency, Food and Beverages dan manufaktur.

Baca Juga: UOB Indonesia dan Cocowork Jalin Kemitraan untuk Co-Working Baru

Setelah Yogyakarta, Carlson menjelaskan CoHive memiliki rencana di tahun 2019 untuk ekspansi ke kota-kota lain, seperti Bali, Bandung dan Makassar. Perusahannya menargetkan hinggadi akhir tahun 2019, akan memiliki total 40 lokasi co-working di Indonesia.

“Kami telah mengembangkan bisnis bukan hanya di co-working space saja, tetapi juga menyediakan co-living dan retail,” pungkasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda