Dana FLPP Dipangkas, Bank BTN Fokus Skema Subsidi Selisih Bunga

Skema SSB Bank BTN dikucurkan untuk membantu pemerintah yang mengalokasikan dana FLPP untuk pembangunan infrastruktur yang dananya lebih besar.

membeli rumah
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Beberapa waktu Pemerintah memangkas dana FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) dari Rp9,7 triliun menjadi Rp3,1 triliun. Hal ini terkait dengan pembiayaan sektor infrastruktur yang dianggap lebih urgent dan memerlukan dana besar.

Untuk itu, Bank BTN sebagai bank yang paling dominan menyalurkan dana KPR FLPP, menyuguhkan fasilitas subsidi selisih bunga (SSB) kepada konsumen dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga: Dana FLPP Turun Drastis Jadi Rp3,1 Triliun, Ini Kata Pemerintah

Managing Director Consumer Banking Bank BTN, Handayani menjelaskan, skema SSB yang dilakukan Bank BTN merupakan pengganti skema FLPP. Dia mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah yang mengalokasikan dana FLPP untuk pembangunan infrastruktur yang dananya lebih besar.

“Skema FLPP dilakukan dengan penempatan dana di bank peserta. Berdasarkan penempatan dana itu, 90% dibiayai pemerintah sedangkan 10% adalah dana bank tersebut, sehingga pemerintah harus menyediakan dana bergulir yang besar,” katanya di sela acara Developer Gathering Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017.

Sementara itu, imbuh Handayani, program rumah subsidi juga bisa dilakukan dengan skema SSB, dimana pemerintah membiayai selisih bunga yang berlaku di pasar.

Baca Juga: 2022, Bank BTN Targetkan Jadi Pemimpin Pasar KPR

Terkait bunga pasar selama 20 tahun tenor, maka kita berbicara tentang pendanaan jangka panjang, yaitu obligasi dengan rate 10%. Jadi, pemerintah membiayai selisih bunga pasar dengan bunga KPR subsidi (5%) plus biaya lain, seperti biaya risiko. Jadi, selisih yang ditanggung pemerintah sekitar 6%.

“Buat Bank BTN tak ada pengaruhnya. Dengan pendanaan yang kami miliki, kami bisa membiayai lebih banyak rumah subsidi lewat skema SSB,” pungkasnya.

Baca Juga: “Uang Siluman” Capai 15%, Pengembang Ogah Bangun Rumah Subsidi

Sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, Bank BTN memegang share 96% dari total pembiayaan KPR subsidi di Tanah Air tahun ini. Sedianya, sebanyak Rp5,6 triliun dikucurkan untuk dana FLPP yang dikeluarkan Bank BTN, namun beberapa waktu lalu, dana FLPP dipangkas jadi Rp3,1 triliun.

Pada periode semester I 2017, Bank BTN telah menyalurkan dana KPR Subsidi dan Non Subsidi mencapai 115.400 unit dari total target 250.000 unit tahun ini.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda