Dekorasi Natal di Rumah Sesuai Aturan Feng Shui

Dekorasi natal (Foto: Dok. Wikipedia)

Oleh: Mauro Rahardjo & Lelyana Rahardjo

RumahHokie.com – Memasang benda-benda dekoratif, tentu saja memengaruhi feng shui rumah Anda. Menjelang Natal, bagaimana hubungan antara dekorasi yang hendak dipasang dengan aturan feng shui?

Benda dekoratif dalam rumah bertujuan untuk menyemarakkan keadaan rumah dan sekelilingnya. Bukan hanya rumah, lingkungan dan juga pusat kota juga ikut merayakan Natal dengan benda-benda dekoratif.

Baca Juga: Tips Menghadirkan Dekorasi Ruangan untuk Perayaan Natal yang Ceria

Lihat setiap tahun di jalan Orchard Singapura, di kota-kota besar di Eropa, Amerika, bahkan Asia, pengunjung pusat kota dibuat terkagum-kagum pada dekorasi yang dipajang di sepanjang jalan di pusat kota itu, membuat orang betah berlama-lama berada di ruang terbuka publik; menikmati keindahan kota sambil bercengkerama dengan teman dan handai taulan.

Hal yang serupa juga terjadi di rumah. Dengan memasang benda dekoratif, suasana di rumah lebih “hangat” dan keintiman keluarga juga meningkat.

Menurut ilmu feng shui, setiap sudut rumah tidak netral, karena energi Chi (Qi) yang baik dan buruk selalu berputar setiap tahun. Bintang-bintang yang merupakan simbol energi Chi itu menempati 8 sektor penjuru mata angin dan sektor Tengah.

Baca Juga: 3 Tempat Merayakan Natal di Australia yang Miliki Dekorasi Keren

Yang kita perlukan adalah mengenali mana yang merupakan simbol energi baik dan mana yang merupakan simbol energi buruk.

Di tahun 2017 ini posisi Bintang *1 putih berada di tengah; sehingga terbentuk suatu pola Fei Xing seperti terlihat pada diagram di bawah. Energi baik/positif  adalah: *1 putih, *6 putih, *8 putih, *9 ungu, dan *4 kumala. energi buruk/negatif disimbolkan oleh: *2 hitam, *5 kuning, *3 hijau, dan *7 merah.

Diagram Pola Fei Xing tahun 2017 berlangsung hingga tanggal 3 Februari 2018.

Pola Bintang Terbang di atas kita tempatkan di dalam ruangan yang akan didekorasi. Biasanya ruangan dalam rumah yang mendapat dekorasi adalah ruang keluarga yang menjadi tempat pertemuan semua anggota keluarga.

Dengan adanya pembagian energi positif dan negatif, maka benda hiasan Natal ini juga bisa dibedakan antara hiasan yang bersifat aktif dan pasif.

Baca Juga: Tips Mengatur Energi Chi Agar Rumah Membawa Hoki

Yang bersifat aktif adalah yang memiliki karakter: bergerak, bercahaya, dan berbunyi (meski jarang ada bentuk dekorasi Natal yang mengeluarkan bunyi), sedangkan yang bersifat pasif adalah dekorasi yang sifatnya hanya sebagai hiasan yang enak dipandang.

Hiasan yang bersifat pasif boleh ditempatkan di mana saja dalam ruangan yang hendak dihias, sedangkan hiasan yang bersifat aktif hanya ditempatkan pada sektor-sektor dengan energi positif, yaitu tengah, Utara, Timur Laut, Timur, dan Tenggara.

Berikut ini adalah contoh-contoh dekorasi Natal yang bersifat pasif:

Bola-bola benang rajut berwarna hijau muda, hijau tua dan merah yang dirajut dalam bentuk melingkar digantungkan di tengah pada pintu rumah.
Hiasan bola Natal dirangkai dengan pita merah dan daun pohon pinus. Umumnya ditempatkan di atas pintu atau digantungkan pada dinding tengah dalam suatu ruangan yang terlihat dalam sekejap orang yang berada di ruangan tersebut.
Guntingan kertas dekoratif yang berbentuk bunga salju beraneka ragam bisa ditempatkan dimana saja dalam ruangan yang akan dihiasi sebagai simbol waktu Natal di luar sedang musim dingin yang digambarkan dengan bunga-bunga salju.
Pohon Natal yang dihiasi dengan lampu-lampu yang bisa menyala atau bel yang berbunyi tergolong sebagai hiasan aktif.
Lilin Natal yang bisa dinyalakan termasuk sebagai hiasan aktif dan bisa ditempatkan pada sudut-sudut tengah, Utara, Timur Laut, Timur, dan Tenggara.

Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo adalah Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RumahHokie.com.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda