Didominasi Tamu Asing, Okupansi Horison Seminyak di Atas Rata-rata

Sejak beroperasi di 2013, investor mendapatkan rental guarantee 8% per tahun di tiga tahun pertama. Saat ini, yield berkisar 7% - 7,5% per tahun.

horison seminyak - metland - rumahhokie - anto erawan - dok
Horison Seminyak (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Badung) – Persaingan bisnis perhotelan di Bali makin ketat. Beragam jenis hotel, mulai brand lokal hingga mancanegara meramaikan bisnis hospitality di Pulau Dewata tersebut.

Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Land, Tbk (Metland) mengatakan, secara umum okupansi hotel di Bali tahun ini mengalami sedikit penurunan dibanding 2016 silam. Hal ini bukan disebabkan oleh penurunan jumlah wisatawan ke Bali, melainkan karena suplai hotel yang semakin banyak.

Baca Juga: Rilis Beberapa Proyek Baru, Recurring Income Metland Naik 11%

Di Bali, imbuhnya, Metland mengoperasikan kondotel (kondominium hotel), yakni Horison Seminyak. Proyek yang menelan investasi sekitar Rp70 miliar ini memiliki total 154 unit kamar.

“Sebanyak 32 unit masih dimiliki Metland, sementara sisanya dibeli oleh investor yang umumnya berasal dari Jakarta dan Surabaya,” kata Wahyu kepada RumahHokie.com.

Dilihat dari sisi investasi, terangnya, Horison Seminyak cukup menguntungkan. Untuk tipe terkecil (Deluxe) pada saat mulai dipasarkan di 2011 lalu, harganya hanya Rp600 juta per unit, namun saat ini harganya berkisar Rp1 miliar.

Baca Juga: Pelaku Bisnis Start-Up Tinggalkan Silicon Valley, Bali Jadi Destinasi

“Dari income sewa, terhitung sejak mulai beroperasi di akhir 2013, para investor mendapatkan rental guarantee 8% per tahun di tiga tahun pertama. Saat ini, yield yang didapat berkisar 7% – 7,5% per tahun,” tuturnya.

Investor pun memiliki hak menginap di Horison Seminyak dengan sistem poin. Masing-masing investor mendapat 21 poin yang bisa digunakan tergantung season: untuk low season satu poin per malam, sedangkan untuk high season dua poin per malam.

Horison Seminyak (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)
Horison Seminyak (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Dominasi Tamu Asing dan OTA
Sementara itu, Dahlia Panjaitan, General Manager Horison Seminyak mengatakan, rata-rata okupansi Horison Seminyak dari Januari hingga Agustus 2017 mencapai 80%. Angka ini masih di atas rata-rata okupansi hotel di kawasan Seminyak yang mencapai 75%.

Menurutnya, tamu asing masih mendominasi dengan perbandingan 70%, sementara tamu domestik hanya berkisar 30%.

Baca Juga: 555 Islands Tawarkan Vilatel dengan Sertifikat Hak Milik

“Tamu asing asal paling banyak berasal dari Australia dan Selandia Baru, yakni sekitar 25%, diikuti tamu asal Eropa yang umumnya berasal dari Perancis, Belanda, Irlandia, United Kingdom, dan Rusia. Sedangkan tamu dari negara-negara Asia yang terbesar berasal dari India,” jelas Dahlia.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan, saat ini tamu Horison Seminyak masih melalui jasa online travel agency (OTA), yakni sekitar 60% – 70%. Saat ini, pihaknya tengah berusaha mengedukasi konsumen agar melakukan direct booking di website Horison Seminyak.

“Menggunakan OTA, kami harus mengeluarkan fee sebesar 20%. Jika konsumen melakukan direct booking ke website, sebanyak 10% bisa kami alokasikan untuk benefit bagi para tamu,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda