Diluncurkan di Indonesia, Target Penjualan Mastery by Crown Group Capai Rp200 Miliar

Mastery by Crown Group menawarkan empat tipe unit hunian, yakni tipe studio hingga tiga kamar tidur dengan rentang harga berkisar AUD595.000 - AUD1,59 juta.

peluncuran-Mastery-by-Crown-Group-2-iwan-sunito-sydney-kengo-kuma-koichi-takada-silvester-fuller-by-anto-erawan-rumahhokie-dok
Iwan Sunito, CEO Crown Group saat konferensi pers peluncuran Mastery by Crown Group (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)Crown Group, pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia, meluncurkan proyek teranyar Mastery by Crown Group, Jumat (19/10/2018).

Proyek apartemen ini memiliki lima tower, sebuah menara hunian high rise setinggi 19 lantai dan empat gedung low rise. Kelima menara ini dikerjakan oleh beberapa arsitek, yakni arsitek ternama asal Jepang, Kengo Kuma; arsitek berdarah Jepang yang berkarir di Sydney, Koichi Takada; dan arsitek Australia, Silvester Fuller.

Baca Juga: Mastery By Crown Group Rangkum Visi Arsitektur Tiga Negara

Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group menjelaskan, pada tahap pertama ada dua menara yang dipasarkan, yakni Tower E dan sebagian Tower C.

“Untuk apartemen low rise akan rampung di kuartal kedua 2020, sementar apartemen high rise ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2021,” jelas Iwan Sunito kepada awak media.

Mastery by Crown Group menawarkan empat tipe unit hunian, yakni tipe studio (seharga AUD595.000), satu kamar tidur (AUD725.000), dua kamar tidur (AUD1,15 juta), dan tiga kamar tidur (AUD1,59 juta).

“Selain itu, kami juga menawarkan tiga unit penthouse (griya tawang) dengan harga berkisar AUD4,5 juta hingga AUD5 juta,” ungkap Iwan.

Baca Juga: Crown Group Tampilkan Desain Apartemen Karya Kengo Kuma

Tak hanya itu, lanjutnya, untuk para pembeli Mastery by Crown Group juga memiliki kesempatan untuk memenangi grand prize sebuah mobil Maserati Quatroporte Hybrid.

Crown Group mulai menerima tanda minat dari calon konsumen mulai 10 September 2018, sementara penjualan unit akan dimulai pada 17 November 2018. Apartemen Mastery by Crown Group sendiri menelan investasi sebesar Rp6 triliun.

mastery-by-crown-group-Kengo-Kuma-W48-crown-group-Waterloo-rumahhokie-dok
Desain Kengo Kuma di proyek Mastery by Crown Group (Foto: Dok. Crown Group)

Tak Terpengaruh Lemahnya Rupiah
Iwan Sunito mengatakan, kendati terjadi terjadi pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika, namun dirinya tetap optimistis penjualan Mastery by Crown Group di Indonesia akan mencapai target.

Baca Juga: Pengembang Asal Indonesia Jadi Tokoh Paling Berpengaruh di Australia

“Saat ini, telah ada pemesanan dengan nilai properti sekitar Rp150 miliar, dari target penjualan Rp200 miliar di Indonesia. Kami yakin target ini akan tercapai, bahkan melebihi,” kata Iwan Sunito menjawab RumahHokie.com.

Lebih lanjut dia menuturkan, Dolar Australia yang cenderung stabil membuat properti di Negeri Kanguru ini lebih prospektif sebagai investasi. Pasalnya, jika investasi properti tersebut “dirupiahkan” dalam beberapa tahun ke depan, keuntungannya berganda, yakni dari kenaikan harga properti (capital gain) dan selisih nilai tukar mata uang.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda