Disturbing Materials dan Tipu-tipu Marketing Properti

Iklan properti belum sampai kena semprit macam produk-produk consumer good, padahal jika kita telisik ternyata paling banyak tipu-tipunya.

all marketers are liars
Foto: impactbnd.com

RumahHokie.comDisturbing images. Secara harfiah, artinya adalah gambar yang tidak pantas diunggah di ruang publik. Departemen Komunikasi dan Informasi aktif memberangus yang kayak begini karena bukan hanya gambar porno, tapi ilmu tak baik juga diblokir, seperti teknik membuat bom.

Heran, kok ada aja yang ngajarin orang celaka. Jadi, kita setuju blokir yang suka disturbing beginian. Tapi ada yang abu-abu. Tidak diblokir tapi cukup mengganggu.

Baca Juga: Property Sales Jumping: Trik Curi Start Para Pengembang

Yamaha dulu kena semprit gara-gara bikin “wus.. wus paling di depan”. Kata Honda, gue paling depan dong karena total sales gua terdepan kok.

Akhirnya diganti: “Yamaha semakin di depan”, tapi tetap aja tiap Komeng lewat, sarung langsung sobek saking kencengnya tuh motor.

Teh botol juga kena semprot gara-gara: “apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro”. Ini iklan distortif yang bikin resah kompetitor. Yang nggak protes cuma pedagang kelapa muda.

Dulu ada iklan HP yang digantung di dada wanita muda. Kita bingung, mau lihat HP apa dada. Anda tahu sendirilah.

Baca Juga: YLKI Yakin Mega Proyek Meikarta Langgar Tiga Aturan

Iklan properti belum sampai kena semprit, padahal paling banyak tipu-tipunya. “cuma lima menit ke Semanggi” (kalo tengah malam), “bebas uang muka” (tapi tidak bebas uang belakang), “angsuran suka-suka” (maksudnya suka-suka developernya), “Harga Rp200 jutaan” (tapi unitnya sudah habis sebelum launching karena dibeli direksinya sendiri), “Angsuran Rp2 jutaan” (itu kalau Anda disetujui KPR dengan tenor 40 tahun).

Pokoknya banyak yang ngawur dan tergolong disturbing materials. Lama-lama bakal ada yang ngoceh: “laku 40 ribu unit dalam 40 menit”. Yah, namanya jualan.

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda