DPP REI: Usulkan Perizinan Khusus untuk Pelaksanaan DP Nol Rupiah

Ditengah terjadinya backlog perumahan di Indonesia yang mencapai angka 14 juta, program rumah DP Nol Rupiah menjadi stimulus bagi para pengembang properti.

(Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Program rumah dengan DP Nol Rupiah yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta di masa Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno, terus dinanti pelaksanaannya oleh banyak kalangan.

Dalam sebuah seminar bertajuk ‘Prospek Percepatan Realisasi Program Rumah DP Nol Rupiah Untuk Warga DKI Jakarta’, Jumat (24/11/2017), DPP REI Bidang Perizininan, Ir Ahsanul Haq mengatakan ditengah terjadinya backlog perumahan di Indonesia yang mencapai 14 juta, pihaknya menyambut baik akan program tersebut.

Baca Juga: REI DKI Jakarta: DP Nol Rupiah Bisa Dirilis di 100 Hari Pertama Anies-Sandi

“Stimulus program rumah DP Nol Rupiah memberikan gairah kepada para pengembang properti ditengah kondisi yang sedang melemah, agar menyediakan perumahan di DKI Jakarta,” ujar Ahsanul Haq di Balai Kota Jakarta.

Ia melanjutkan, DPP REI mengusulkan kepada Pemda DKI Jakarta untuk membuat perizinan khusus, agar mempermudah para pelaku di industri properti dalam merealisasikan pembangunan rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami berharap, program rumah DP Nol Rupiah ini tak hanya bisa mengakomodir masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah, namun juga sampai kepada bagaimana mereka teredukasi yang biasanya tinggal di rumah tapak, kini harus menetap di hunian vertikal,” katanya.

Sementara itu, dalam acara yang sama, Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Ruang Pemprov DKI Jakarta, Heru Sunawan menjelaskan di dalam aturan tata ruang sudah mengakomodir yang mendukung program rumah dengan DP Nol Rupiah.

Baca Juga: Anies Baswedan: Jakarta Adalah Pusat Kemiskinan Ekstrem

“Kita tak membatasi, misalkan di bawahnya ada pasar rakyat, kemudian di atasnya ada rumah susun. Kami juga tidak membatasi apabila ada zona perumahaan tampak yang ingin dipakai sebagai area pendirian rumah susun,” ujarnya.

Terdapat tiga rencana yang akan dijalankan dalam program kepemilikan rumah dengan DP Nol Rupiah. Pertama, pembangunan rusun di atas tanah Pemda dengan memakai dana APBD.

Kedua, melibatkan pihak swasta dalam pembangunan di atas lahan Pemprov DKI Jakarta. Melibatkan pihak BUMD dan BUMN dalam penyediaan rumah, dengan porsi  70% untuk komersial dan 30% untuk rumah MBR.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie

 

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda