Dua Arsitek Italia Bangun Rumah di Atas Ketinggian 3.290 Meter

Untuk memudahkan proses pengangkutan, struktur dari rumah prefabrikasi bernama bivacco morion shelter yang dibangun oleh Roberto Dini dan Stefano Girodo, dibawa menggunakan helikopter.

Bivacco Morion
Rumah prefabrikasi berdiri di atas ketinggian 3.290 meter di atas permukaan laut. (Foto: adele muscolino / designboom)

RumahHokie.com (Italia) – Sebuah rumah prefabrikasi dibangun oleh dua arsitek, yakni Roberto Dini dan Stefano Girodo, pada ketinggian 3.290 di atas permukaan laut.

Roberto Dini dan Stefano Girodo merancang hunian yang difungsikan sebagai sebuah shelter pada jalur pendakian di lokasi terpencil sebuah pegunungan di Italia, sekaligus mendorong daerah yang terisolir.

Duo peneliti yang berasal dari Politeknik Architettura Montana, Torino, tersebut bekerja sama dengan LEAPfactory, membangun proyek rumah minimalis bernama bivacco morion shelter.

Baca Juga: Menyerupai Gua Kuno, Museum Seni Ini Berada di Bawah Bukit Pasir

Bivacco Morion
Proses perakitan Bivacco Shelter yang berada di atas ketinggian 3.290 meter di sebuah pegunungan di Italia. (Foto: adele muscolino / designboom)

Sebelum secara resmi dibuka pada September 2018 lalu, rumah ini terlebih dahulu dirakit di sebuah bengkel workshop setahun sebelumnya. Kemudian, rangka bangunan dibawa menggunakan helikopter ketempat tujuan.

Dilansir dari laman Designboom, dijelaskan bahwa hunian prefabrikasi itu terbuat dari struktur baja dan kayu.

“Perakitan dan pemasangan proyek bukanlah tugas yang mudah mengingat kondisi iklim yang ekstrem di kawasan itu. Rumah ini sepenuhnya prefabrikasi. Struktur kayu dan baja dibagi menjadi empat bagian untuk transportabilitas,” jelas Roberto.

Baca Juga: Inovatif, Ada Rumah di Belanda yang Terbuat dari Serat Ganja

Bivacco Morion
Rumah prefabrikasi ini memiliki jendela kaca yang besar, sehingga penghuni dapat leluasa melihat keindahan pemandangan pegunungan. (Foto: adele muscolino / designboom)

Lebih lanjut, sang arsitek tersebut menerangkan rumah ini berdiri pada pondasi non-permanen yang berada di bebatuan.

Bagian struktur-nya dirancang sedemikian rupa, sehingga dapat sepenuhnya dibongkar dan tidak merusak ekologis lingkungan di tempatnya berada. Materialnya menggunakan bahan bangunan yang berkualitas dan dapat didaur ulang.

Baca Juga: Arena Arbor, Gedung Pertemuan di Brasil yang Terinspirasi dari Struktur Pohon

Selaiknya rumah yang berada dataran rendah, hunian ini pun didesain memiliki dua area utama, yakni ruang komunal dan kamar tidur.

Pada bagian area komunal, dua desainer itu menempatkan berbagai perabot furnitur, seperti meja dan delapan kursi. Selain itu, rumah prefabrikasi ini juga memiliki area dapur untuk menyiapkan makanan, serta tempat untuk menyimpat peralatan pendakian.

Sedangkan pada bagian kamar tidur, hunian ini sanggup menampung penghuni hingga delapan orang banyaknya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda