Dua Gaya Arsitektur Rumah yang Tak Lekang oleh Waktu

Seiring perkembangan zaman, tren desain rumah terus mengalami adaptasi bentuk. Tak terkecuali kedua gaya arsitektur hunian ini.

Uniknya, kedua gaya arsitektur seperti ini tak lekang oleh waktu dan cukup diminati oleh masyarakat luas.

RumahHokie.com (Jakarta) – Dari segi estetika bentuk, rumah bergaya arsitektur minimalis dan klasik memiliki karakteristik tertentu. Masing-masing desain menonjolkan keunggulan yang berbeda. Begitu pula dari segi perawatannya.

Seiring perkembangan zaman, tren desain rumah terus mengalami adaptasi bentuk. Tak terkecuali kedua model desain ini. Meski terus berkembang, keduanya mempunyai masa-masa kejayaan yang tak tergilas oleh waktu.

Bagi Anda yang fanatik dengan kedua gaya arsitektur tersebut, berikut ini beberapa keunggulan yang patut diketahui secara singkat. Sekiranya cocok, model desain ini bisa jadi panduan untuk diadopsi pada hunian Anda.

Baca Juga: Rumah Bergaya Mediterania Ini Mampu Menghasilkan Kesan Homey

Pertama, rumah bergaya minimalis memiliki bentuk yang sederhana. Tampilannya tidak menonjolkan banyak dimensi secara akurat. Permainan bentuknya hanya berupa kotak dengan perpaduan garis horisontal atau vertikal.

Model ini memiliki keunggulan dari sisi biaya. Selain hemat dari segi pendanaan untuk membangunnya juga mampu menghemat lahan.

Rumah bergaya ini tidak membutuhkan lahan yang luas. Namun, jika penuangan konsepnya tepat bisa menghasilkan kenyamanan bagi penghuninya. Model hunian ini cocok dikembangkan bagi Anda yang tinggal di tengah kota seperti Jakarta.

Permainan warna yang melekat pada desain ini tak membutuhkan pewarnaan khusus. Penuangan yang dipilih biasanya identik dengan warna putih, krem, cokelat, abu-abu, atau hitam.

Karena lahannya terbatas, rumah bergaya minimalis juga menuntut Anda untuk lebih berkreasi. Apalagi ketika menata dekorasi interior seperti pemilihan furnitur hingga penataan ruangnya. Karena terkesan sederhana, model rumah seperti ini minim perawatan dan murah. Tentunya, rumah bergaya ini juga diharapkan mampu menghemat energi.

Modelnya Identik dengan Detail
Lain halnya dengan rumah bergaya arsitektur klasik. Model rumah satu ini memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan gaya arsitektur lainnya. Desainnya kaya akan nilai estetika bentuk yang apik. Sebisa mungkin model rumah tersebut identik dengan akurasi yang proporsional. Desainnya pun tak lekang oleh waktu.

Salah satunya kelebihannya mampu menonjolkan detail secara akurat terutama pada sudut-sudutnya, seperti ukiran pada profil kolom, bingkai pintu juga jendela. Uniknya selain detailing, modelnya masih mengadopsi bentuk lengkung dan asimetris guna menghasilkan kesan estetis.

Bahkan, pada penempatan warna juga penggunaan materialnya, khusus gaya arsitektur seperti ini tidaklah boleh asal sembarangan.

Berbeda dengan rumah bergaya minimalis, hunian ini identik memiliki lahan yang luas. Bentuk juga besaran dimensinya menentukan kemewahan. Makin luas, desain rumah ini tentunya semakin mewah, karena untuk menghasilkan model seperti ini butuh dana yang tidak sedikit.

Karena butuh sentuhan khusus, rumah dengan sentuhan klasik memiliki nilai filosofi dan melekat kesan elegan dan glamor. Untuk menciptakannya membutuhkan material-material yang berkualitas nomor satu di kelasnya.

Untuk bisa mendapatkan kesan rumah bergaya ini, biasanya digemari oleh masyarakat disegmentasi tertentu. Masyarakat yang menyukai rumah berdesain seperti ini menganggap, bentuk tampilannya memiliki nilai prestise yang tinggi.

Memiliki hunian berkonsep seperti ini mampu meningkatkan strata pemiliknya, berkelas dan menempatkan posisi teratas. Itulah sebabnya, gaya rumah seperti ini masih bertahan hingga kini.

Uniknya lagi, kedua gaya arsitektur seperti ini tak lekang oleh waktu dan cukup diminati oleh masyarakat luas.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda