Ekonomi Makro Membaik, Sektor Properti India Semakin Bertumbuh

Sektor real estat India berada pada titik perubahan dan tren positif, sehingga membuka jalan menuju pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Ekonomi Makro Membaik, Sektor Properti India Semakin Bertumbuh
Perkembangan properti di Mumbai, India. (Foto: Istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta) – Pasar real estat India menunjukkan pertumbuhan stabil secara keseluruhan dalam jangka menengah. Hal itu tak terlepas dari laju positif ekonomi makro yang dialami oleh negara Bollywood itu.

Konsultan properti global, Jones Lang Lasalle (JLL) India melaporkan bahwa titik-titik infleksi yang diamati pada setiap kategori pasar real estat, negara itu menunjukkan secara keseluruhan pertumbuhan yang stabil dalam jangka menengah.

Pemulihan perekonomian India dari efek demonetisasi tercermin dalam PDB Kuartal I-2018.
Mereka mencatat pertumbuhan ekonomi makro mencapai 8,2%.

Baca Juga: Bersama India dan Indonesia, Vietnam Jadi Pasar Properti Potensial di Asia

Dilansir dari laman JLL, Selasa (02/10/2018), Ramesh Nair, CEO & Country Head JLL India mengatakan sektor real estat negara tersebut berada pada titik perubahan dan tren positif, sehingga membuka jalan menuju pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

“Dengan reformasi regulasi seperti RERA dan GST yang menunjukkan hasil, sektor ini (properti) siap untuk tumbuh secara eksponensial. Perumahan untuk mahasiswa yang menjadi sektor baru, memberikan peluang luar biasa bagi pasar”, tutur Ramesh.

Baca Juga: Asia Pasifik Dianggap Maju Pesat dalam Transparansi Real Estate

JLL mencatat, ketersediaan gedung perkantoran Grade A yang saat ini terdapat 53 juta meter persegi, diprediksi akan bertumbuh mencapai 70 juta meter persegi hingga tahun 2020 mendatang.

Pertumbuhan juga terjadi pada sektor residensial. Hingga tahun 2017 pasokan sudah mencapai 96.000 unit hunian. Diperkirakan hingga akhir tahun 2018, terdapat 130.000 unit pasokan baru yang akan masuk ke pasar properti India.

Tren positif juga dialami oleh pasar ritel negeri tersebut. Ramesh menuturkan, berdasarkan data JLL, persediaan ruang ritel Grade A di India mencapai 77 juta meter persegi, dan diperkirakan akan mencapai hampir 103 juta meter persegi pada tahun 2022.

Baca Juga: JLL: Volume Investasi Properti di Asia Pasifik Capai Rekor USD81 Miliar

Sementara itu, Sanjay Dutt, Ketua Komite Real Estat FICCI mengatakan, sektor properti telah melalui perjalanan yang bergelombang dalam beberapa tahun terakhir.

“Reformasi peraturan yang terjadi di sektor properti telah memberikan dampak baru untuk bidang ini. Para investor dan pengguna mendapatkan kembali kepercayaan terhadap tren pemulihan dalam industri. Tren keseluruhan bergerak ke arah yang benar untuk sektor real estat India,” tutup Sanjay.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda