Fasilitasi Start-Up, SML Siap Cetak Animator di Proyek Digital Hub

Selain melahirkan generasi baru di industri animasi, keberadaan Digital Hub diharapkan akan mempercepat terbentuknya sebuah ekosistem berbasis IT.

irawan sml-rumahhokie-dedy mulyadi-dok
Irawan Harahap: Sinar Mas Land ingin cetak kreator, animator yang bisa membanggakan Indonesia.

RumahHokie.com (Jakarta) – Bertempat di Epiwalk, Epicentrum Kuningan Jakarta, Sinar Mas Land (SML) merencanakan untuk segera membangun Digital Hub, kawasan yang terintegrasi smart digital city. Pembangunan kawasan tersebut akan berdiri di lahan seluas 25,86 hektar di kawasan Green Office Park, BSD City.

Proyek ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital, kawasan yang memiliki infrastruktur jaringan telekomunikasi yang andal, fasilitas lengkap, serta memiliki multiakses.

Digital Hub ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pasar khususnya perusahaan-perusahaan start-up yang mulai bermunculan,” ungkap Irawan Harahap, Digital Hub Project Leader di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Baca juga: Beroperasi 2019, Sejumlah Perusahaan Dunia Huni Digital Hub BSD City

Dalam buka bersama jurnalis, Irawan mengatakan, SML akan menginvestasikan dana yang cukup besar untuk mendukung pengembangan perusahaan start-up di bidang teknologi.

“Untuk memfasilitasi para perusahaan tersebut, SML akan membeli mesin printer 3D, sehingga perusahaan start-up tidak perlu investasi sendiri. Mereka cukup menyewa ruang perkantoran di tempat ini,” paparnya.

Dengan demikian kata Irawan, harga sewanya sudah termasuk ke dalam paket sewa ruang kantor, sehingga perusahaan di bidang 3D printing bisa memulai usahanya dengan lebih ekonomis.

Kawasan yang digadang sebagai ‘Silicon Valley Indonesia’ ini dikembangkan untuk menunjang aktivitas keseharian perusahaan berbasis teknologi dan digital, mulai start-up company, technology leaders, hingga institusi pendidikan yang bergerak di bidang IT Science, serta industri kreatif seperti film animasi dan games.

“Hadirnya Digital Hub diharapkan akan mengakomodasi perkembangan industri informasi dan teknologi digital yang sangat pesat,” tegas Irawan.

SML Siap Cetak Kreator Muda
Untuk pengembangan industri kreatif (animasi), SML juga bekerjasama dengan berbagai instansi terkait termasuk sejumlah universitas ternama. Salah satunya, Sinar Mas Land telah menggandeng AMIKOM di Yogyakarta.

“Bagi kami, mereka telah berhasil memproduksi animasi sendiri dan telah terkenal di pasar luar negeri. Bersama AMIKOM, kami berharap akan membuat sesuatu yang disebut Animation Valley. Kami ingin fokus ke industri animasi, karena mereka punya komunitas sendiri,” terang Irawan.

Lebih lanjut dia mengatakan, SML ingin cetak kreator, animator yang bisa membanggakan Indonesia. “Kami ingin agar orang-orang itu tercetusnya di BSD City, khususnya Digital Hub,” ucap Irawan.

Selanjutnya, Sinar Mas Land ingin menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan animasi, mulai dari sekolah sampai studio produksi.

Dengan demikian, kehadiran Digital Hub dapat mempercepat perkembangan industri berbasis IT dan Teknologi Digital, mengingat saat ini Pemerintah Indonesia juga sedang fokus untuk mendorong pertumbuhan industri tersebut.

Selain melahirkan generasi baru yang konsen terhadap industri animasi, keberadaan kawasan ini ke depannya akan mempercepat terbentuknya sebuah ekosistem berbasis IT dan Teknologi Digital seperti yang terjadi di Silicon Valley Amerika Serikat.

Pembangunan infrastruktur Digital Hub dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai di 2019 mendatang. Diperkirakan pembangunannya akan menelan biaya hingga Rp7 triliun.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda