Gabungkan 3 Pameran Desain, Traya Akan Gelar Hospitality 2018

Hadirnya pameran Hospitality 2018 diharapkan mampu menjadi wadah yang komplet untuk mempertemukan para produsen, praktisi, dan konsumen dari berbagai industri desain di Tanah Air.

Pameran Hospitality-RumahHokie.com-Adhitya Putra-DSC_7989
(Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)PT Traya Eksibisi Internasional akan menggelar Hospitality 2018 yang akan dihelat pada bulan Oktober mendatang. Pameran ini akan menampilkan perkembangan industri furnitur, kerajinan, interior design dan bisnis hotel di Indonesia.

Direncanakan akan digelar selama empat hari di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Hospitality 2018 merupakan konsorsium dari tiga pameran, yaitu Furniture & Craft Indonesia, Mozaik Indonesia  serta Hotel Sourcing Indonesia.

Penggabungan ketiga pameran tersebut diproyeksikan mampu menjadi wadah yang komplet untuk mempertemukan para produsen, praktisi, dan konsumen dari industri-industri terkait seperti furnitur, kerajinan tangan, desain interior, dan perlengkapan perhotelan.

Baca Juga: Konsep Kontemporer Eco Living Ala Aviary Hotel Di Bintaro

“Hadirnya pameran ini memiliki peran penting untuk merangsang industri kreatif di Indonesia, khususnya dalam bidang desain yang terkait dengan furnitur, kerajinan, interior, dan perhotelan,” ujar Bambang Setiawan, Presiden Direktur, PT Traya Eksibisi Internasional, dalam jumpa pers Rabu (24/01/2018).

Lebih lanjut, ia mengatakan digelarnya ajang Hospitality 2018 akan membuka banyak peluang bisnis bagi industri-industri yang terkait di dalamnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Mebel Indonesia (ASMINDO), Mugiyanto, mengakui pihaknya berharap industri mebel di tanah air bisa mengeliat kembali setelah sempat menurun di tahun 2017.

Baca Juga: Hadirkan Berbagai Produk Interior, Index Mozaik Indonesia 2017 Resmi digelar

Menurutnya, nilai ekspor mebel nasional hanya USD1,3 miliar pada tahun lalu. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pencapaian tahun 2016 yang mencapai USD1,6 miliar.

“Selama 29 tahun industri mebel Indonesia memang berkiblat ke ekspor dan belum banyak memberikan perhatian pada pasar dalam negeri. Di masa mendatang, kami akan menyiapkan konsep mebel nasional untuk kebutuhan instansi pemerintahan, industri konstruksi dalam negeri, dan perhotelan,” ujarnya.

Adapun, Lea Aziz, Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) menyebut peran desainer interior dan arsitek di dunia hospitality sangat penting.

“Nantinya, event ini menghadirkan tampilan visual mengenai tren positif dalam bidang hospitality keterkaitan antara desain interior untuk ruang hunian atau hotel, yang dipadukan dengan kebutuhan akan furnitur, craft, dan elemen-elemen lainnya,” ungkap Lea.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda