Gapura Prima Segera Rilis Tower Costello, Indekos-Hotel di BTC City

Tower Costello di BTC City merupakan hunian vertikal setinggi 16 lantai yang mengusung konsep “Kostel”, yakni indekos bernuansa hotel.

Andy-Candra-BTC-City-Bekasi-Trade-Center-Gapura-Prima-by-Anto-Erawan-RumahHokie-dok
Andy Candra, Direktur Pemasaran Apartemen BTC City (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Bekasi) – Menyusul Tower Montblanc yang telah memasuki tahap serah terima unit, PT Gapura Inti Utama (GIU)—anak usaha Gapura Prima Group—mulai memasarkan apartemen Tower Costello BTC City, Bekasi.

Andy Candra, Direktur Pemasaran Apartemen BTC City menjelaskan, Tower Costello merupakan hunian vertikal yang mengusung konsep “Kostel”, yakni indekos bernuansa hotel. Menara setinggi 16 lantai ini menawarkan 560 unit tipe studio dengan harga earlybird Rp180 jutaan hard cash (belum termasuk PPN).

Baca Juga: Apresiasi Konsumen, “Grand Prize Gapura Prima Surprise” Digelar

“Menurut rencana, peluncuran Tower Costello akan dilakukan pada 7 September 2019. Kami masih membuka NUP (nomor urut pemesanan). Saat ini NUP sudah mencapai angka 170,” kata Andy Candra kepada RumahHokie.com.

Dia menerangkan, apartemen yang dibangun dengan investasi Rp100 miliar ini akan rampung dan diserahterimakan kepada konsumen pada akhir 2021.

“Sekarang ini kami masih memasarkan tahap pertama sebanyak 260 unit. Kami menargetkan, sampai akhir 2019 penjualan unit Tower Costello BTC City akan mencapai 50% atau sekitar 130 unit,” tambah Andy.

Baca Juga: Survei RumahHokie.com: Bekasi Jadi Lokasi Pilihan Konsumen Properti

Optimisme Andy ini cukup berdasar. Pasalnya, pasar properti ditengarai mulai menggeliat pasca-perhelatan Pemilu dan Pilpres April lalu. Selain itu, kawasan Timur Jakarta ini juga tengah diguyur sejumlah infrastuktur yang akan selesai dalam beberapa tahun ke depan. Sebut saja jalur LRT (light rail transit), Tol Becakayu (Bekasi – Cawang – Kampung Melayu), jalur kereta cepat Jakarta – Bandung, serta fly over Bulak Kapal.

“Selain itu, generasi milenial juga banyak mencari hunian berkonsep TOD (transit oriented development) yang terhubung dengan transportasi publik. Nah, kebetulan kami punya TOD lengkap, mulai transportasi berbasis bus hingga LRT. Bahkan, dari BTC City ke Stasiun LRT Bekasi Timur hanya berjarak 200 meter dan akan terhubung dengan jembatan penyeberangan khusus,” urai Andy yang mengatakan Tower Costello menyasar generasi milenial sebagai penghuni.

Didominasi Investor
Kendati demikian, Andy mengakui, bahwa pembeli apartemen masih didominasi investor. Dia memperkirakan sekitar 80% pembeli apartemen adalah investor yang mencari capital gain maupun rental yield.

“Jadi sasaran utama kami tetap investor. Meski demikian, investor pun pasti melihat potensi bisnis dan ingin tahu siapa yang bakal menghuni apartemen ini. Jika para investor ini yakin, mereka akan membeli untuk disewakan,” katanya.

Baca Juga: Targetkan Rp362 Miliar, Gapuraprima dan Bank BTN Rilis Program “BIG 5”

Di sisi lain, untuk generasi milenial yang ingin membeli apartemen Costello BTC City, pengembang menawarkan program khusus seperti fasilitas KPA (kredit pemilikan apartemen) yang cukup bersahabat.

“Kami bekerjasama dengan Bank BTN dalam program Big 5 yang menerapkan uang muka hanya 5% dengan bunga fixed 5% dalam dua tahun pertama,” terang Andy.

Return Guarantee Dibayar di Muka
BTC City merupakan superblok dengan luas lahan 4,5 hektar yang berada di Jalan H.M. Joyomartono, Bulak Kapal, Bekasi. Di proyek ini terdapat empat bangunan, yakni dua gedung komersial (Bekasi Trade Center dan BTC Mall) serta dua apartemen (Tower Montblanc dan Costello). Tak hanya itu, lokasi superblok ini juga bersebelahan dengan Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Timur.

Tower Montblanc yang sejak Maret 2019 sudah diserahterimakan, memiliki 231 unit apartemen. Sebanyak 135 unit terjual, sementara 80 unit dikerjasamakan dengan OYO Hotels and Homes sebagai kondotel (kondominium hotel).

Baca Juga: Properti Rebound, Gapura Prima Persiapkan Proyek Menengah-Bawah

“Saat ini, harga unit apartemen Montblanc berkisar Rp255 juta untuk tipe studio (17 m2), hingga Rp780 juta (52 m2) untuk tipe dua kamar tidur. Harga ini belum termasuk PPN,” ujar Andy.

Untuk unit kondotel yang dioperasikan OYO, imbuhnya, investor mendapat return guarantee sebesar 8% per tahun selama lima tahun yang dibayar di muka (sebesar 40%).

“Dengan demikian, konsumen tidak perlu repot menghitung pembukuan. Mereka tinggal santai dan dapat menikmati free stay selama 21 malam. Service charge pun sudah di-handle OYO,” terangnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda