Gelar Kongres Pertama, Himperra Tawarkan Solusi Pendanaan Perumahan

Dalam kongres perdananya, Himperra menawarkan beberapa solusi, terkait terbatasnya dana subsidi pembiayaan perumahan di tahun 2020 mendatang.

pembukaan-Kongres-I-Himperra-by-anto-erawan-rumahhokie-dok2
Kongres I Himperra berlangsung pada 18 – 19 Desember 2019 dan dibuka secara resmi oleh Dirjen Pembiayaan Kementerian PUPR, Eko Heri Poerwanto. (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) menilai masa depan perumahan nasional khususnya untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menghadapi kendala, salah satunya soal keterbatasan anggaran subsidi dari pemerintah.

Dalam kongres perdananya, asosiasi pengembang terbesar ketiga di Tanah Air yang menaungi banyak pengembang rumah murah ini pun menawarkan beberapa solusi, terkait terbatasnya dana subsidi pembiayaan perumahan di tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Kementerian PUPR Harap Himperra Tingkatkan Pembangunan Rumah Subsidi

“Sebagai asosiasi pelaku pembangunan perumahan, kami tentu berkewajiban untuk mengusulkan beberapa hal terkait solusi dan inovasi yang bisa dilakukan dan patut menjadi pertimbangan pemerintah atau lembaga terkait. Agar Program Sejuta Rumah yang menjadi salah satu program strategis nasional berkelanjutan dan berjalan dengan baik,” ungkap Endang Kawidjaja, Ketua umum DPP Himperra dalam acara Kongres Himperra I di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Pertama, Himperra mengusulkan pemanfaatan dana BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) untuk program subsidi perumahan bagi anggotanya. Pasalnya, selama ini sekitar 70% pembeli rumah subsidi skema KPR FLPP yang dananya berasal dari pemerintah (APBN) itu adalah anggota BPJS-TK.

Baca Juga: Dukung Program Sejuta Rumah di Jabar, Himperra Minta Perizinan Dipermudah

Jika 70% dari anggotanya itu bisa memanfaatkan dana program perumahan BPJS-TK, tentu akan lebih banyak lagi yang bisa memiliki rumah subsidi. Misalnya tahun depan ada 168 ribu unit KPR FLPP, maka 70 persennya sudah mencapai 117.600 unit.

“Soal mekanisme pendanaan, bisa saja lewat reimburse perbankan,” ujar Endang.

Kedua, peningkatan pembanguan rumah baru program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berbasis komunitas. Himperra mengusulkan, bagi kelompok sasaran Upah Minimun Rendah (UMR) di bawah Rp2 juta, lahannya adalah tanggung jawab MBR yang membeli lewat perbankan, sedangkan bangunan rumah dibantu oleh pemerintah. Lewat program BSPS berbasis komunitas, potensinya sekitar 21.000 – 30.000 unit rumah.

Baca Juga: Ini Dia Rumah Subsidi di Kawasan Bekasi, Tangerang, dan Bogor

“Di Kendal, Jawa Tengah, misalnya (program ini) sudah jalan. Kerjasama komunitas, perguruan tinggi, pemerintah daerah dan perbankan,” terang Endang

Ketiga, lewat mekanisme APBN-Perubahan. Tentunya, imbuh Endang, hal ini sangat tergantung pada ketersedian dana pemerintah.

“Berapa kekurangan dana dan berapa kesanggupan pemerintah. Belum terbaca dari sekarang,” tambahnya.

Baca Juga: Kementerian PUPR: Program Sejuta Rumah Capai 1.218.927 Unit

Keempat, Himperra mengusulkan pemerintah memindahkan dana subsidi gas tabung hijau yang selama ini salah sasaran ke subsidi perumahan yang sifatnya pembiayaan.

“Informasi yang kami dapatkan sebanyak 40% dari Rp75 triliun dana tersebut salah sasaran, dimanfaatkan bukan untuk orang miskin. Nah, dana itu kami usulkan bisa dimanfaatkan untuk subsidi perumahan,” terang Endang.

Memilih Ketua Umum
Kongres I Himperra berlangsung pada 18 – 19 Desember 2019 dan dibuka secara resmi oleh Dirjen Pembiayaan Kementerian PUPR, Eko Heri Poerwanto.

“Sebanyak 30 DPD seluruh Indonesia hadir pada Kongres pertama Himppera yang salah satu agendanya adalah pengesahan AD/ART Himperra dan pemilihan ketua umum DPP Himperra,” terang Ari T. Priyono, Sekretaris Jenderal DPP Himperra.

Baca Juga: Himperra Hibahkan Rumah Subsidi untuk Imam Masjid dan Hafidz Al Quran

Dia menjelaskan, sejak pertamakali dideklarasikan setahun yang lalu, Himperra memiliki sekitar 1.700 anggota yang terdaftar di Sistem Registrasi (Sireng) Kementerian PUPR.

Kongres I Himperra, juga mengagendakan pemberian tiga unit rumah gratis yang penerimanya nanti ditentukan oleh Kementerian PUPR serta bantuan bencana yang disalurkan lewat Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda