Gelar RUPST, Pollux Investasi Internasional Terus Garap Pasar Semarang

Sepanjang 2018, Pollux Investasi Internasional mencatatkan pendapatan sebesar Rp408,60 miliar, atau naik dari Rp367,46 miliar pada 2017.

RUPST-Pollux-Properti-POLL-POLI-anto-erawan-rumahhokie-dok2

RumahHokie.com (Jakarta) – Selain PT Pollux Properti Indonesia Tbk. yang melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), anak usaha Pollux Group Internasional lainnya, yaitu PT Pollux Investasi Internasional, Tbk. (POLI) juga melangsungkan RUPST untuk tahun buku 2018 di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Sebagai informasi, perusahaan yang bergerak dalam bidang properti dan real estat ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Januari 2019 lalu.

Baca Juga: Pollux Investasi Internasional (POLI) Resmi Catatkan Sahamnya di BEI

Dalam IPO-nya, PT Pollux Investasi Internasional, Tbk. melepas 402.105 juta saham baru atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor. Saat itu, POLI berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp657,44 miliar yang digunakan untuk pengembangan usaha dan modal kerja.

Dalam RUPST perdananya, para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Pertanggungjawaban Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Leonora Dewi Susanti, Direktur PT Pollux Investasi Internasional, Tbk. menuturkan, sepanjang 2018, POLI mencatatkan pendapatan sebesar Rp408,60 miliar, atau naik dari Rp367,46 miliar pada 2017.

Baca Juga: Pendapatan Naik 100%, Ini Strategi Jitu Pollux Properti Indonesia

Kontributor terbesar untuk pendapatan POLI bersumber dari mal yang berlokasi di Semarang, dengan kontribusi sebesar Rp182,26 miliar. Angka ini mengalami kenaikan dari Rp166,30 miliar di 2017.

Pendapatan terbesar selanjutnya didapat dari bisnis hotel sebesar Rp135,05 miliar (tumbuh dari Rp121,71 miliar di 2017), pengembangan Rp84,67 miliar (naik dari Rp75,52 miliar di 2017), serta administrator yang berkontribusi Rp6,61 miliar (naik dari Rp3,92 miliar di 2017).

“Adapun, laba tahun ini tercatat Rp72,23 miliar, tumbuh 10,67% dari Rp65,62 miliar,” ungkap Leonora Dewi Susanti.

Fokus Lanjutkan Pembangunan
Lebih lanjut Leonora menjelaskan, di 2019 ini PT Pollux Investasi Internasional, Tbk. akan melanjutkan rencana pembangunan proyek-proyek yang telah ada, yaitu Paragon 2 dan Boulevard Vue di Semarang.

Sedangkan untuk unit-unit bisnis yang telah berjalan, seperti pusat perbelanjaan dan perhotelan, Perseroan juga akan berinovasi dalam pelayanan terhadap consumer.

Baca Juga: Pollux Habibie Helat Prosesi Tutup Atap Tower Ketiga Meisterstadt Batam

“Strategi yang kami lakukan di pusat belanja adalah memperbaiki pelayanan kepada customer dan melakukan beberapa inovasi, karena saat ini tren pusat belanja semakin mengarah ke lifestyle—tempat pengunjung meluangkan waktu bersama keluarga dan teman-teman—bukan sekadar tempat belanja. Dengan demikian atmosfer yang tercipta harus nyaman,” papar Leonora.

Sementara itu, imbuhnya, kompetisi di bisnis perhotelan semakin sengit. Pertumbuhan hotel baru di Semarang pun terbilang tinggi, sehingga Perseroan terus berusaha meningkatkan layanan sehingga memiliki diferensiasi dengan hotel-hotel lain.

“Terkait pendapatan, tahun ini kami menargetkan pertumbuhan marketing sales sebesar 20% sementara pertumbuhan laba bersih sebesar 15%. Performance kami di kuartal pertama 2019 menunjukkan kenaikan sebesar 10%. Kami akan terus konsisten untuk mendorong agar target 2019 tercapai,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda